- Manchester City menang 3–0 atas Liverpool pada laga ke-1.000 Pep Guardiola.
- Guardiola menyebut timnya kini lebih segar, tak mudah ditebak, dan kembali lapar gelar.
- Arne Slot akui taktik Liverpool gagal dan City terlalu kuat di lini tengah.
Suara.com - Pep Guardiola mengungkap alasan mengapa Manchester City kini menjadi lebih berbahaya dalam perburuan gelar juara Liga Inggris musim ini.
Dalam laga yang menandai pertandingan ke-1.000 sepanjang karier kepelatihannya, Guardiola membawa City menang telak 3-0 atas Liverpool di Etihad Stadium, Sabtu (9/11/2025).
Gol dari Erling Haaland, Nico Gonzalez, dan Jeremy Doku memastikan kemenangan meyakinkan bagi The Citizens yang kini hanya terpaut empat poin dari pemuncak klasemen sementara, Arsenal.
Guardiola menilai bahwa perubahan besar dalam gaya bermain dan atmosfer tim membuat City tampil lebih segar dan sulit ditebak.
“Saya merasa energinya telah kembali. Kami kini lebih tidak tertebak dalam cara menyerang dan bertahan, dan itu bagus karena lawan tidak tahu apa yang akan kami lakukan,” ujar Guardiola dilansir dari Sky Sports.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengakui bahwa kejenuhan sempat melanda timnya musim lalu setelah sukses menorehkan empat gelar Premier League beruntun.
“Saya pikir empat gelar berturut-turut memengaruhi kami secara buruk. Kami kehilangan motivasi karena merasa sudah melakukan hal yang belum pernah dicapai siapa pun. Tapi kini, sejak Piala Dunia Antarklub, saya merasakan sesuatu yang berbeda, tim ini kembali lapar akan kemenangan,” lanjutnya.
Guardiola juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pemain dan staf pelatih yang memberinya “hadiah sempurna” di laga bersejarah tersebut.
“Terima kasih kepada pemain dan staf atas hadiah luar biasa ini, terutama melawan lawan paling penting selama saya di sini,” ujarnya.
Baca Juga: Thomas Frank Kecewa Tottenham Gagal Menang Usai Kebobolan di Menit Akhir
Sementara itu, pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui bahwa taktiknya gagal berjalan dengan baik di laga ini.
Ia juga sempat mengkritik keputusan wasit yang menganulir gol Virgil van Dijk di babak pertama karena Andy Robertson dianggap offside dan mengganggu permainan.
“Menurut saya, Robertson tidak mengganggu penjaga gawang sama sekali. Tapi saya tidak ingin menjadikan keputusan itu sebagai alasan kekalahan kami,” kata Slot.
Slot juga mengakui bahwa City bermain jauh lebih baik dan timnya kesulitan menghadapi tekanan di lini tengah.
“Kami sudah menghadapi Aston Villa dan Real Madrid pekan ini, tapi menghadapi City di Etihad selalu jadi ujian tersulit. Mereka luar biasa dalam menempatkan banyak pemain di tengah lapangan, dan kami tidak bisa menanganinya dengan baik,” tambahnya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Jaga Keamanan Piala Dunia 2026, Meksiko Kerahkan Robot Anjing Atasi Perusuh
-
Bobotoh Away Day ke Thailand, Bojan Hodak Senang Persib Tak Sendirian
-
Tak Takut Tekanan Tuan Rumah! Teja Paku Alam: Persib Pulang ke Bandung dengan Oleh-oleh Kemenangan
-
Viktor Gyokeres Mulai Panas di Arsenal, Benar-benar Tajam atau Ilusi Semata?
-
MU Punya Pesaing Berat! Juventus Ikutan Kejar Sandro Tonali, Newcastle Jual Mahal
-
Arne Slot Frustrasi! Liverpool Menyerah Kejar Tiket ke Liga Champions?
-
Jadwal Padat Gattuso Demi Tiket Piala Dunia 2026: Tanpa TC, Keliling Dunia Temui Pemain
-
Real Madrid Banyak Protes Soal Wasit, Presiden Interim Barcelona Kasih Sindiran Menohok
-
Masih Ingat Sylvano Comvalius? Eks Striker Bali United Itu Latih Pemain Keturunan Indonesia