-
Jenner dan Struick percaya Timnas U-22 siap pertahankan medali emas SEA Games.
-
Mereka menegaskan hanya medali emas yang cukup, perak dan perunggu tidak.
-
Struick termotivasi berkat gol debutnya bersama Dewa United di AFC Challenge League.
Kedua pemain muda ini menyampaikan rasa gembira yang luar biasa karena dapat kembali membela panji tim nasional, meskipun saat ini dalam formasi tim kelompok usia.
Ivar dan Rafa sebelumnya absen dalam dua panggilan Timnas senior Indonesia, yaitu saat agenda FIFA Match Day pada bulan September dan putaran Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia keempat di bulan Oktober.
Momen terakhir Ivar Jenner dan Rafael Struick dipanggil bersamaan untuk timnas terjadi pada dua pertandingan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China dan Jepang pada Juni lalu.
Ivar Jenner mengungkapkan kebahagiaannya bisa berkumpul kembali dengan sahabatnya setelah sempat terpisah.
“Ya, dia (Rafa) teman baik saya, bahkan di luar lapangan,” kata Ivar tentang hubungannya dengan Rafa.
Ivar menambahkan, “Jadi saya sangat senang bisa kembali ke Indonesia lagi. Sudah cukup lama untuk saya karena sebelumnya saya cedera. Dan rasanya menyenangkan bisa bertemu lagi dengan teman saya, Rafa.”
Rafa membalas ungkapan tersebut dengan antusias, mengingat perubahan tempat tinggalnya.
“Ya, sama juga buat saya,” ujar Rafa, yang kini berdomisili di Indonesia setelah bergabung dengan Dewa United, tidak lagi tinggal di Belanda.
Ia mengenang, “Dulu kami sering nongkrong bareng, tapi sekarang hanya bisa saling menelepon.”
Baca Juga: Rekam Jejak Timur Kapadze, Calon Kuat Pelatih Timnas Indonesia Per 12 November 2025
Rafa menutup komentarnya tentang persahabatan mereka, “Jadi saya sangat senang dia kembali dan sudah pulih dari cederanya.”
Rafa Struick datang ke pemusatan latihan ini dengan bekal optimisme yang meningkat pesat.
Kepercayaan diri tersebut muncul setelah berhasil mencetak gol perdananya untuk klub Dewa United.
Gol debut Rafa terjadi dalam laga AFC Challenge League pada awal bulan ini, menandai titik balik penting.
Dalam pertandingan tersebut, Rafa sukses mencatatkan satu gol dan satu assist, berkontribusi signifikan pada kemenangan Dewa dengan skor telak 4-1 atas Shan United.
Performa Struick sebelumnya sempat menjadi sorotan dan menuai banyak kritik.
Kritikan ini muncul akibat penampilan yang kurang memuaskan bersama klub terdahulunya, Brisbane Roar, dan juga di awal musim bersama Dewa.
Kritik juga datang saat ia membela Timnas U-23 Indonesia yang gagal menembus Piala Asia U-23 2026.
Mencetak gol perdana klub memberikan dorongan psikologis yang penting bagi seorang penyerang.
“Sebagai pemain depan, tentu saya harus mencetak gol, dan itu memberi saya kepercayaan diri,” tutur pesepak bola yang kini sudah berusia 22 tahun tersebut.
Ia menutup dengan keyakinan diri, “Tapi saya selalu percaya dengan kemampuan saya sendiri.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya