- Rafael Struick kini bermain di Indonesia, sementara Ivar Jenner masih di Belanda.
- Meski terpisah jauh, keduanya tetap menjaga komunikasi dan kekompakan.
- Struick senang Jenner kembali fit dan bergabung lagi ke Timnas Indonesia U-22.
Suara.com - Setelah resmi berkarier di Indonesia bersama Dewa United, Rafael Struick kini tak lagi punya kesempatan rutin nongkrong bareng Ivar Jenner seperti dulu.
Namun, jarak tak membuat keduanya kehilangan chemistry yang sudah terbangun sejak sama-sama memperkuat Timnas Indonesia.
Persahabatan Struick dan Jenner terbentuk sejak pertama kali mereka berseragam Merah Putih di era Shin Tae-yong.
Keduanya juga dikenal dekat di luar lapangan — sering menghabiskan waktu bersama saat sama-sama masih tinggal di Belanda.
Kini, situasi berbeda. Struick menetap di Indonesia, sementara Jenner tetap berkarier di FC Utrecht. Meski begitu, komunikasi keduanya tetap terjaga.
“Sekarang saya sudah pindah ke Indonesia (bersama Dewa United), jadi tidak tinggal di Belanda lagi,” ujar Struick.
"Dulu kami sering nongkrong bareng, tapi sekarang hanya bisa saling menelepon. Jadi saya sangat senang dia kembali dan sudah pulih dari cederanya."
Chemistry Tak Luntur Meski Terpisah
Chemistry di antara mereka kembali terlihat saat Timnas Indonesia U-22 menggelar latihan perdana di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Baca Juga: Akhirnya Pemain Keturunan Australia Berseragam Timnas Indonesia: Senang Bisa Kembali
Mereka tampak akrab, saling menyapa dan bercanda di sela latihan.
Jenner sendiri juga mengaku senang akhirnya bisa kembali berlatih bareng Struick setelah cukup lama berpisah.
“Ya, dia (Rafa) teman baik saya, bahkan di luar lapangan. Jadi saya sangat senang bisa kembali ke Indonesia lagi,” kata Jenner.
"Sudah cukup lama untuk saya karena sebelumnya saya cedera. Dan rasanya menyenangkan bisa bertemu lagi dengan teman saya, Rafa."
Fokus Bawa Timnas ke Jalur Emas
Bagi keduanya, pertemuan kali ini bukan sekadar reuni. Jenner dan Struick kini kembali punya misi besar: membantu Garuda Muda mempertahankan medali emas SEA Games 2025 di Thailand.
Jenner percaya skuad yang dibentuk Indra Sjafri punya kualitas mumpuni untuk mengulangi prestasi gemilang di Kamboja tahun lalu.
Sementara Struick menegaskan, medali perak atau perunggu bukanlah pilihan.
“Menurut saya, hasil selain emas tidak cukup. Jadi kami harus berlatih keras, bekerja keras, dan semoga bisa mencapai final lalu memenangkannya,” tegas Struick.
Meski kini hidup di dua negara berbeda, chemistry dan tekad kuat keduanya masih menyatu.
Reuni ini bisa jadi bahan bakar baru bagi Timnas U-22 untuk kembali berjaya di pentas Asia Tenggara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kebijakan Baru AFC Jadi Penyebab, Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026
-
Dibidik Klub Premier League, Bayern Munich Optimis Bisa Perpanjang Kontrak Harry Kane
-
Perbandingan Pelatih Asing, Hector Souto Jadi Terbaik Sepanjang Sejarah Timnas Futsal Indonesia
-
Direktur Olahraga Sevilla Tolak Sergio Ramos
-
Tak Terkejut, Michael Carrick Puji Kualitas Benjamin Sesko
-
5 Fakta St Kitts and Nevis, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Hector Souto: Masih Terasa Sakit
-
Viking Gelar Nobar Persib Bandung vs Ratchaburi FC dan Charity di Cisarua
-
Singkirkan Napoli, Klub Milik Orang Indonesia Sukses Melaju ke Semifinal Piala Italia
-
Eks Striker Timnas Liberia Ingin Selamatkan Persis Solo