-
Timur Kapadze mengonfirmasi bahwa ia sedang dipertimbangkan beberapa federasi, termasuk Indonesia, Turkiye, dan China.
-
Effendi Gazali mengungkap Kapadze sudah menerima lima tawaran konkret dari empat negara dan satu klub.
-
PSSI harus segera bergerak cepat memberikan penawaran resmi sebelum Kapadze memilih peminat lain.
Suara.com - Perburuan PSSI untuk mendapatkan jasa pelatih Timur Kapadze ternyata tidak akan berjalan mulus.
Di tengah sinyal ketertarikan yang kuat dari sang pelatih, terungkap bahwa Timnas Indonesia harus bersaing dengan lima peminat serius lainnya yang sudah lebih dulu bergerak.
Sebelumnya nama Timur Kapadze sempat dikaitkan dengan beberapa negara, termasuk Kazakhstan. Namun, ia secara pribadi telah menepis rumor tersebut menegaskan bahwa tidak ada tawaran yang datang dari negara tersebut.
"Tidak ada tawaran dari tim nasional Kazakhstan. Saya tidak tahu dari mana informasi ini berasal," ujarnya dalam wawancara dengan kantor berita Uzbekistan (UzA) dikutip dari Gazeta.
Meski membantah isu Kazakhstan, Kapadze tidak menampik bahwa dirinya memang menjadi properti panas di bursa pelatih Asia.
Ia mengonfirmasi bahwa ada beberapa federasi, termasuk PSSI yang sedang mempertimbangkan namanya.
"Mungkin ada beberapa diskusi. Mengenai Indonesia, proses ini sedang dipertimbangkan di sana. Kerja sama juga sedang berlangsung dengan Turkiye dan China," tambahnya.
Fakta yang lebih mengejutkan diungkap oleh pengamat sepak bola, Effendi Gazali yang bertemu langsung dengan Kapadze.
Menurutnya persaingan yang dihadapi PSSI jauh lebih berat dari yang diperkirakan. Ternyata sudah ada lima tawaran konkret yang masuk ke meja Kapadze terdiri dari empat negara dan satu klub.
Baca Juga: PSSI Bakal Bongkar Kekurangan Nova Arianto
"Artinya, dia murni akan mempertimbangkan tawaran dari 4 negara dan klub yang sudah disampaikan kepadanya (di luar Indonesia yang belum pernah bicara resmi dengannya)," tulis Effendi Gazali di Instagram pribadinya.
Pengungkapan ini menjadi alarm keras bagi PSSI. Jika memang serius ingin merekrut pelatih yang sukses membawa Uzbekistan ke Piala Dunia, mereka harus segera bergerak dari tahap mempertimbangkan ke penawaran resmi, sebelum Kapadze memilih salah satu dari lima peminat yang sudah lebih dulu antre.
Berita Terkait
-
Piala Dunia U-17 Berakhir, Putu Panji Bertekad Bawa Garuda Terbang Lebih Tinggi
-
Nova Arianto Minta Maaf Hanya Bisa Sampai Fase Grup Piala Dunia U-17 2025
-
PSSI Bocorkan Cara Rayu Pemain Keturunan Perkuat Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
-
Mauro Zijlstra Terpinggirkan di Klub, Berharap Menit Bermain di Timnas Indonesia U-22
-
Timnas Indonesia U-17 Gugur di Piala Dunia U-17 2025, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Nova Arianto
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana