- Negosiasi kontrak baru Yildiz dengan Juventus mandek.
- Klub-klub besar Eropa menunjukkan minat untuk merekrut Yildiz.
- Juventus tetap optimistis mempertahankan Yildiz.
Suara.com - Masa depan bintang muda Juventus, Kenan Yildiz, tengah menjadi sorotan.
Negosiasi kontrak baru antara Juventus dan perwakilan sang pemain dikabarkan mandek, sementara klub-klub besar seperti Chelsea, Arsenal, dan Real Madrid siap memanfaatkan situasi ini.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Juventus belum mencapai kesepakatan dengan kubu Yildiz dan memutuskan menunda pembicaraan kontrak baru.
Padahal, pemain asal Turki itu merupakan salah satu talenta paling menjanjikan di skuad asuhan Luciano Spalletti.
Kontrak Yildiz di Allianz Stadium sejatinya masih berlaku hingga 2029, namun pembicaraan soal kenaikan gaji mengalami jalan buntu.
Saat ini, Yildiz menerima gaji sekitar €1,7 juta per tahun, angka yang dianggap terlalu kecil untuk statusnya sebagai pemain inti Juventus.
Pihak klub berencana menaikkan gajinya hingga €6 juta per musim, tetapi masih ada selisih sekitar €1 juta dari permintaan pihak pemain.
Ketimpangan inilah yang membuat negosiasi terhenti sementara.
Situasi ini langsung menarik perhatian klub-klub besar Eropa.
Baca Juga: Apa Kabar Mykhailo Mudryk? Menghilang Gegara Kasus Doping Ternyata Sudah Alih Profesi
Chelsea, yang sebelumnya sudah menawar Yildiz sebesar €67 juta pada musim panas lalu, disebut masih tertarik dan berencana mengajukan penawaran baru di bursa transfer mendatang.
Tak hanya Chelsea, Arsenal dan Real Madrid juga terus memantau perkembangan situasi kontrak sang penyerang berusia 20 tahun itu di Turin.
Kedua klub disebut siap bergerak cepat jika Juventus gagal mencapai kesepakatan dengan sang pemain.
Meski begitu, kubu Juventus diyakini masih optimistis bisa mempertahankan bintang mudanya.
CEO baru klub, Damien Comolli, disebut percaya bahwa kesepakatan tetap akan tercapai.
Bahkan, pemilik Juventus John Elkann, yang merupakan pengagum berat Yildiz, kabarnya siap turun tangan langsung untuk memastikan sang pemain tetap bertahan.
Sementara negosiasi belum menemukan titik temu, Yildiz tetap menjadi andalan Spalletti di lapangan.
Penampilannya yang konsisten di Liga Champions dan Serie A membuatnya terus mendapat kepercayaan penuh dari pelatih.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Apa Kabar Mykhailo Mudryk? Menghilang Gegara Kasus Doping Ternyata Sudah Alih Profesi
-
Juventus Incar 3 Pemain Gratisan, Chelsea dan Liverpool Siap Jadi Penghalang
-
Kabar Terbaru Eks Chelsea Oscar yang Dilarikan ke RS karena Masalah Jantung
-
Paul Scholes Ragukan Arsenal, Yakin Manchester City Favorit Juara Premier League
-
Menolak Tua! Cristiano Ronaldo Berencana Pensiun Satu atau Dua Tahun Lagi
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil