- Paul Scholes menilai Manchester City masih favorit juara Premier League meski Arsenal memimpin klasemen.
- Menurutnya, pengalaman City jadi faktor pembeda utama dibanding Arsenal.
- Robbie Fowler menilai Liverpool sudah keluar dari persaingan setelah kalah dari City.
Suara.com - Legenda Manchester United, Paul Scholes, menilai Manchester City tetap menjadi favorit juara Liga Inggris musim ini, meski saat ini Arsenal masih memimpin klasemen.
Dalam laga akhir pekan lalu, Arsenal hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Sunderland.
Hasil itu memberi peluang bagi Manchester City untuk memperkecil jarak setelah menang meyakinkan 3-0 atas Liverpool di Etihad Stadium, Minggu (9/11/2025). Kini, jarak kedua tim hanya empat poin.
City sempat diragukan pada awal musim setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Tottenham dan Brighton.
Namun, tim asuhan Pep Guardiola bangkit dengan meraih enam kemenangan dari delapan laga terakhir.
“Sejujurnya, saya belum terlalu terkesan dengan City musim ini. Tapi setelah melihat performa mereka melawan Liverpool, saya pikir ini pertama kalinya saya merasa mereka kembali jadi penantang serius,” ujar Scholes dalam podcast The Good, The Bad & The Football.
Scholes menambahkan, pengalaman menjadi faktor utama mengapa ia masih menjagokan City ketimbang Arsenal.
“Arsenal memang unggul empat poin, tapi City punya pengalaman besar dalam perebutan gelar. Arsenal belum sampai ke level itu. Karena itu, saya menempatkan City sedikit di atas mereka,” ucapnya.
Sementara itu, legenda Liverpool Robbie Fowler menilai tim lamanya kini sudah keluar dari persaingan juara setelah kekalahan dari City. Kekalahan itu membuat Liverpool tertinggal delapan poin dari Arsenal.
Baca Juga: Wayne Rooney Sanjung Granit Xhaka, Pembelian Terbaik Premier League Musim Ini
“Saya orang yang realistis. Secara matematis memang masih bisa, tapi sejarah menunjukkan hanya sedikit tim yang bisa juara setelah kalah enam atau tujuh kali dalam semusim,” ujar Fowler.
Menurutnya, jika ingin kembali bersaing, Liverpool harus tampil sempurna di sisa musim.
“Kalau ingin juara, Liverpool harus menang di hampir semua laga tersisa. Bahkan hasil imbang pun tak cukup,” tambah Fowler.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Benjamin Sesko Ungkap Cara Menjaga 'Rasa Lapar' sebagai Penyerang MU
-
Inter Miami Namai Tribun Stadion Baru dengan Nama Lionel Messi
-
John Herdman Ungkap Kunci Kemenangan Telak Timnas Indonesia atas St Kitts and Nevis
-
John Herdman Kenang Kanada, Cuma Menang 1-0 saat Melawan St Kitts and Nevis
-
Alasan John Herdman Tak Pernah Diam Sepanjang Pertandingan
-
Federico Valverde Buat Wembley Terdiam, Uruguay Tahan Imbang Inggris di Menit Akhir
-
Tijjani Reijnders Jadi Pahlawan Kemenangan Belanda atas Norwegia
-
John Herdman Ungkap Target Utama Timnas Indonesia, Lolos ke Piala Dunia 2030
-
John Herdman: Saya Memikirkan Marselino dan Miliano
-
Begitu Bertenaga, John Herdman Terkesan dengan Lagu Indonesia Raya