Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 14 November 2025 | 07:15 WIB
Tristan Gooijer (Ig Tristan Gooijer)
Baca 10 detik
  • Tristan Gooijer cedera hamstring saat membela PEC Zwolle.

  • Pelatih cemas; ini adalah cedera besar Gooijer yang kedua.

  • Gooijer tak menutup kemungkinan perkuat Timnas Indonesia.

Suara.com - Nasib buruk tampaknya masih enggan menjauh dari bek muda berbakat, Tristan Gooijer, yang baru saja kembali mengalami cedera.

Pemain keturunan yang dipinjamkan dari Ajax Amsterdam ini kembali ditarik keluar lapangan saat PEC Zwolle bermain imbang 2-2 melawan NEC Nijmegen dalam lanjutan kompetisi Eredivisie.

Insiden tersebut terjadi ketika Gooijer sedang berlari kencang dalam upaya menghentikan laju pemain NEC, Kodai Sano, di lapangan hijau.

Setelah sprint intens itu, pemain berusia 21 tahun ini langsung terlihat memegangi bagian paha belakangnya, menandakan adanya masalah pada hamstring.

Ia langsung terjatuh ke rumput lapangan, sebuah pemandangan yang menimbulkan kecemasan di bangku cadangan PEC Zwolle.

Kondisi teranyar Gooijer ini langsung menarik perhatian pelatih PEC Zwolle, Henry van der Vegt, setelah pertandingan berakhir.

Van der Vegt tidak menyembunyikan rasa khawatir tentang kondisi fisiknya usai insiden di pertandingan penting itu.

“Itu tidak terlihat baik,” ujar Van der Vegt usai pertandingan. “Kami khawatir ini cedera yang cukup serius.”

Cedera ini menjadi kemunduran signifikan kedua bagi Gooijer selama masa baktinya di Zwolle.

Baca Juga: Pemain Keturunan di SC Telstar: Kakek Saya dari Bekasi

Musim sebelumnya, ketika ia pertama kali dipinjamkan, Gooijer harus absen panjang karena cedera lutut yang serius hanya setelah menjalani pertandingan pertamanya.

Kejadian ini memaksa dirinya menepi sepanjang musim, sebelum akhirnya kembali bergabung dengan Zwolle untuk periode peminjaman kedua pada musim panas tahun ini.

Kembalinya masalah fisik ini jelas menjadi hambatan besar bagi pemain yang sedang membangun kembali momentum karier profesionalnya.

Tristan Gooijer lahir di Blaricum, Belanda, pada tanggal 2 September 2004, dan memiliki darah keturunan Indonesia.

Perjalanan karier sepak bola pemain belakang ini dimulai dari akademi Forza Almere, berlanjut ke FC Almere, sebelum pindah ke Almere City.

Bakatnya yang menonjol kemudian tercium oleh Ajax Amsterdam pada tahun 2017, dan ia pun direkrut untuk bergabung dengan akademi muda klub elit Eredivisie tersebut.

Gooijer mulai menunjukkan profesionalismenya bersama tim Jong Ajax sejak tahun 2021, setelah tampil impresif di berbagai level junior.

Debutnya bersama tim senior Ajax Amsterdam terjadi pada 14 Desember 2023, saat ia bermain selama 16 menit melawan AEK Athens di kompetisi Europa League.

Pemain ini dikenal memiliki kemampuan bermain yang fleksibel di lini pertahanan timnya.

Meskipun posisi utamanya adalah bek kanan, Gooijer juga terbukti piawai mengisi peran sebagai bek tengah atau bahkan sebagai sayap kanan.

Di tengah perjuangannya di Eropa, Gooijer dikabarkan telah menjalin komunikasi awal dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Komunikasi ini berkaitan dengan peluangnya untuk mengenakan seragam kebesaran Tim Nasional Indonesia di masa mendatang.

Dalam sebuah wawancara yang dilakukannya dengan media Belanda, Voetbal Primeur, Gooijer mengakui bahwa dirinya mengikuti perkembangan sepak bola di Indonesia.

Ia juga menyatakan rasa hormat yang mendalam terhadap perkembangan yang dialami oleh Tim Garuda saat ini.

“Saya sangat menghormati cara sepak bola di Indonesia dan melihat perkembangan yang mereka alami. Saat ini saya fokus pada pemulihan dan karier saya di Ajax, tetapi saya tidak menutup kemungkinan untuk masa depan,” kata Gooijer.

Pintu untuk memperkuat Timnas Indonesia masih terbuka lebar di benak pemain muda tersebut, meskipun fokus utama saat ini adalah pada proses pemulihan dan kariernya di klub Belanda.

Cedera berulang kali ini tentu menjadi tantangan berat yang harus dihadapi oleh Gooijer dalam meraih impian karier sepak bola internasional dan klubnya.

Load More