-
Timur Kapadze menjadi kandidat kuat pelatih Timnas Indonesia menggantikan Patrick Kluivert.
-
Pengalamannya di Asia, Piala Dunia, dan Olimpiade, menjadi modal kuat Kapadze.
-
Gaya bermain agresif dan fokus pada pemain muda dinilai cocok dengan Garuda.
Alasan ketiga terkait erat dengan gaya bermain yang diterapkan oleh mantan asisten pelatih tersebut di lapangan.
Menurut laporan media Vietnam, Bao Moi, Kapadze konsisten mengaplikasikan sistem sepak bola modern.
Model permainan tersebut sangat bertumpu pada intensitas pressing tinggi dan penerapan taktik yang sangat disiplin serta ketat.
"Menurut media Vietnam, Bao Moi, Kapadze menerapkan sepak bola modern berbasis pressing dan taktik ketat."
Pendekatan taktis seperti ini diyakini akan sangat cocok dan bisa dimaksimalkan oleh para pemain Indonesia.
Pemain-pemain Indonesia secara inheren dikenal memiliki atribut kecepatan dan energi yang memadai.
Jika penunjukan Kapadze terealisasi, kehadirannya diharapkan mampu menyuntikkan semangat baru dan peningkatan performa signifikan bagi Timnas Indonesia.
Momentum ini krusial menjelang turnamen-turnamen internasional yang akan dihadapi Skuad Garuda dalam waktu dekat.
Dengan semua kualifikasi ini, Kapadze kini menjadi sorotan utama sebagai sosok potensial yang akan memimpin era baru sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Dihantam Cedera ACL, Mees Hilgers Buka Suara: Ada Kemungkinan Saya...
Kini publik menanti keputusan resmi dari federasi sepak bola Indonesia (PSSI) mengenai kepastian arsitek baru timnas.
Kesempatan untuk memulai babak baru kepelatihan Timnas Indonesia terbuka lebar bagi Kapadze yang baru saja meninggalkan posisinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali