Suara.com - Masuknya nama Rizky Ridho dalam nominasi FIFA Puskas Award 2025 menjadi sebuah kebanggaan nasional yang luar biasa.
Namun, di tengah euforia tersebut muncul pandangan skeptis dari media Inggris yang secara terbuka meremehkan dan mempertanyakan kelayakan gol spektakuler bek Persija Jakarta tersebut.
Adalah media Planet Football yang melontarkan kritik tajam. Dalam ulasannya, mereka mengakui gol tersebut bagus, namun sama sekali tidak layak untuk bersanding dengan 10 gol terbaik lainnya di dunia sepanjang tahun ini.
"Ya, bagus, tapi apakah ini salah satu dari 11 gol terbaik tahun ini? Benarkah?" tulis Planet Football pada paragraf pertama ulasannya.
Lebih lanjut, mereka beralasan bahwa gol-gol jarak jauh yang tercipta karena posisi kiper yang terlalu maju sudah terlalu sering terjadi dan tidak lagi istimewa.
"Sebut saja kami basi, tapi kami jadi agak kebal terhadap tendangan jarak jauh yang mengecoh kiper yang terlantar. Membosankan," lanjut media tersebut.
Keraguan mereka semakin ditegaskan dengan menempatkan gol Rizky Ridho di peringkat ke-10 dari 11 nominasi, seolah menganggapnya sebagai salah satu gol paling biasa dalam daftar tersebut.
Padahal jika dilihat lebih dalam, gol Rizky Ridho ke gawang Arema FC pada 10 Maret 2025 bukanlah sekadar tendangan jarak jauh biasa.
Gol tersebut lahir dari sebuah proses serangan balik brilian yang ia inisiasi sendiri dari kotak penaltinya, berlari kencang ke depan, sebelum menerima umpan balik dari Ryo Matsumura dan melepaskan tembakan presisi.
Baca Juga: Prestasi Jesus Casas, Pelatih yang Dirumorkan Tangani Timnas Indonesia
Ironisnya di saat media Inggris meremehkan, dukungan publik sepak bola dunia justru berbicara sebaliknya.
Hingga Selasa (18/11/2025), nama Rizky Ridho secara konsisten berada di posisi tiga besar dalam pemungutan suara yang dibuka untuk para penggemar.
Ini menjadi bukti bahwa di mata para pecinta sepak bola, mahakarya sang bek Timnas Indonesia jauh dari kata membosankan.
Berita Terkait
-
Kadek Arel Sambut Kedatangan Gelandang Liga Slovakia ke Timnas Indonesia U-22
-
Media Internasional Kulik Calon Pelatih Timnas Indonesia, dari Eks Irak Hingga Negara Dekat Eropa
-
Final Third Bermasalah, Timnas Indonesia U-22 Datangkan Tenaga Baru dari Liga Slovakia
-
PSSI Finalisasi Calon Pelatih Timnas Indonesia, Segera Diumumkan
-
Selamat Tinggal Jordi Cruyff Disebut-sebut Bakal Jadi Dirtek Ajax
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN