-
PSSI menargetkan Timnas Indonesia naik ke peringkat 110 FIFA pada akhir tahun 2026.
-
Timnas 2026 akan memanfaatkan 18 laga krusial, termasuk 10 uji coba dan Piala AFF.
-
Keputusan pelatih baru, seperti Jesus Casas atau Kapadze, sangat vital mencapai target.
Suara.com - Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah meluncurkan rencana jangka menengah yang ambisius untuk peningkatan prestasi Timnas Indonesia.
PSSI secara tegas menargetkan kenaikan signifikan sebanyak 13 posisi dalam peringkat Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) atau ranking FIFA pada akhir tahun 2026.
Saat ini, Skuad Garuda tercatat menempati posisi ke-123 dalam perhitungan real time ranking FIFA.
Secara matematis, pencapaian target tersebut berarti Timnas Indonesia harus mampu bertengger di posisi 110 dunia.
Untuk merealisasikan aspirasi besar ini, kalender Timnas Indonesia selama tahun 2026 akan dipenuhi dengan serangkaian agenda krusial.
Agenda yang dimaksud meliputi lima periode FIFA Matchday resmi yang tersebar dari Maret, Juni, September, Oktober, hingga November.
Dalam kelima periode jeda internasional tersebut, Timnas Indonesia berpeluang besar untuk menggelar minimal 10 pertandingan uji coba.
Di luar laga persahabatan, turnamen bergengsi Piala AFF 2026 juga akan menjadi ajang penting yang menawarkan potensi hingga delapan pertandingan kompetitif.
Total keseluruhan, terdapat 18 pertandingan yang bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mengumpulkan poin demi mendongkrak posisi Timnas di ranking global.
Baca Juga: Erick Thohir Umumkan Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia
Pertanyaan besar yang muncul adalah seberapa realistis target kenaikan 13 peringkat tersebut dapat dicapai oleh Pasukan Merah Putih.
Upaya yang dibutuhkan Timnas harus jauh lebih keras, mengingat pertandingan uji coba memiliki bobot poin FIFA yang lebih rendah dibandingkan kompetisi resmi.
Sebagai contoh perbandingan, capaian Timnas Indonesia saat berpartisipasi di Kualifikasi Piala Dunia sepanjang tahun 2023 hanya mampu mendongkrak posisi tiga peringkat.
Walaupun demikian, peluang untuk merealisasikan target peringkat 110 dunia tetap terbuka lebar jika Timnas Indonesia mampu mempertahankan konsistensi kemenangan.
PSSI juga didorong untuk lebih proaktif dalam menjaring lawan uji coba yang memiliki peringkat lebih tinggi, idealnya berada di rentang 80 hingga 110 dunia.
Bermain menghadapi tim-tim yang secara peringkat berada di atas Timnas Indonesia akan memberikan potensi perolehan poin FIFA yang jauh lebih substansial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
Terkini
-
Alex Pastoor Masuk Radar Pelatih FC Utrecht, Bakal Latih Miliano Jonathans
-
Klasemen Liga Prancis: Lille Klub Calvin Verdonk Masih Bertahan di Empat Besar
-
Catat! Ini Tanggal Kedatangan John Herdman ke Indonesia
-
Media Vietnam Kaget John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Duo Sayuri Dapat Pengakuan Disebut Layak Main di Liga Portugal
-
Setelah 20 Pertandingan, Wolves Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Liga Inggris 2025/2026
-
3 Sosok yang Diprediksi Jadi Asisten John Herdman di Timnas Indonesia, Ada Nama Kejutan?
-
Terungkap 4 Nama Besar yang Jadi Pesaing John Herdman di Bursa Pelatih Timnas Indonesia
-
Jawaban Berkelas John Herdman saat Ditanya PSSI Soal Komposisi Staf Pelatihnya di Timnas Indonesia
-
Mauricio Souza Angkat Bicara Soal Isu 'Senjata Rahasia' Persija di Markas Persib Bandung