- Babak play-off Piala Dunia 2026 menjadi penentu bagi 16 negara Eropa dan 6 negara antarkonfederasi
- Eropa akan mengirim empat tim tambahan melalui play-off, dengan pembagian pot berdasarkan ranking FIFA
- Hingga 17 November 2025, sebanyak 38 dari 48 slot Piala Dunia 2026 sudah terisi
Suara.com - Kualifikasi Piala Dunia 2026 memasuki fase penentuan.
Dengan format baru yang menampung 48 negara, turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini menyisakan sejumlah slot terakhir yang akan diperebutkan melalui play-off Eropa dan antarkonfederasi.
Sejauh ini, enam tim Eropa telah memastikan tiket, namun 16 negara Benua Biru lainnya, termasuk Wales, Republik Irlandia, dan Irlandia Utara baru akan mengetahui nasib mereka pada undian play-off, Kamis (20/11) di Swiss.
Sebanyak 16 negara Eropa akan dibagi ke dalam empat grup, masing-masing grup terdiri dari empat tim.
Pembagian pot:
Pot 1 & Pot 2: 12 runner-up grup kualifikasi, dibagi berdasarkan ranking FIFA
Pot 3 & Pot 4: sisanya, termasuk empat juara grup UEFA Nations League yang gagal menembus dua besar
Aturannya:
- Tim Pot 1 menghadapi tim Pot 4
- Tim Pot 2 menghadapi tim Pot 3
- Semi final digelar satu laga, dengan tuan rumah ditentukan berdasarkan pot
- Pemenang final masing-masing jalur meraih tiket ke Piala Dunia.
- Empat negara akan lolos dari jalur ini.
Peserta Play-off Eropa
Baca Juga: Ada Sosok Kebal Hukum yang Tak Tersentuh di Kasus 7 Pemain Abal-abal Malaysia
Sejauh ini, negara-negara berikut dipastikan tampil di babak play-off:
Runner-up Grup Kualifikasi:
- Ukraina
- Republik Irlandia
- Polandia
- Slovakia
- Italia
- Albania
- Ceko
Wales atau Makedonia Utara (ditentukan di laga terakhir)
Peserta dari Nations League:
- Rumania
- Swedia
- Irlandia Utara
- Wales atau Makedonia Utara
Wales sendiri dipastikan tampil, namun posisi akhir mereka menentukan pot undian.
Sementara itu, Skotlandia masih berpeluang lolos otomatis. Kemenangan atas Denmark akan mengantar mereka ke Piala Dunia tanpa melalui play-off.
Berita Terkait
-
Ada Sosok Kebal Hukum yang Tak Tersentuh di Kasus 7 Pemain Abal-abal Malaysia
-
Trent Alexander-Arnold Terancam Tak Main di Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Rela Lakukan Ini
-
Italia Diambang Gagal Lolos (Lagi) ke Piala Dunia, Gennaro Gattuso Bisa Jadi Juru Selamat?
-
Pelatih Jay Idzes Minta Suporter Jangan Terlalu Lama Romantisme Masa Lalu
-
FIFA Puskas Award 2025: Banyak yang Cetak Gol Serupa, Mengapa Lesakan Rizky Ridho Istimewa?
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Brennan Johnson Resmi Gabung Crystal Palace Pecahkan Rekor Transfer Termahal
-
Pascal Gross Resmi Kembali ke Brighton dari Borussia Dortmund dengan Kontrak Permanen
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah