- FAM dinilai gagal dan terkesan enggan mengungkap pelaku utama pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi,
- FIFA kecewa terhadap minimnya tindakan FAM, karena tidak ada skorsing, pemecatan, atau pelaporan ke aparat hukum
- Kesaksian para pemain menunjukkan adanya kelalaian dan manipulasi dalam proses naturalisasi
Suara.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kembali berada di pusaran isu serius setelah FIFA mengungkap kegagalan asosiasi tersebut mengidentifikasi pelaku utama di balik serangkaian skandal pemalsuan dokumen tujuh pemain.
Meski bukti yang diajukan FIFA dinilai sangat jelas, FAM tetap bersikeras membawa kasus ini ke Mahkamah Arbitrase Olahraga (CAS), memunculkan dugaan pengelakan tanggung jawab di internal FAM.
Dalam laporan resmi, FIFA menyatakan kekecewaannya terhadap FAM yang tidak mampu atau enggan menunjuk individu yang bertanggung jawab atas pemalsuan dokumen naturalisasi pemain.
Tidak ada skorsing, tidak ada pemecatan, bahkan tidak ada laporan kepada otoritas hukum Malaysia.
FIFA menilai FAM justru seolah melindungi figur tak tersentuh, seseorang yang dianggap memiliki pengaruh kuat sehingga tetap aman meski sejumlah dugaan pelanggaran telah mencuat.
Sebagai respons, FIFA kini memerintahkan Sekretariatnya melakukan investigasi mendalam terhadap operasional internal FAM.
Otoritas kriminal di Brasil, Argentina, Belanda, Spanyol, dan Malaysia juga akan dilibatkan untuk menindaklanjuti proses hukum.
Di platform media sosial, netizen banyak yang menduga bahwa sosok yang dimaksud ialah Tunku Ismail Idris, yang juga dikenal sebagai Tunku Mahkota Johor (TMJ).
Sementara itu, dalam sidang Komite Disiplin FIFA, enam dari tujuh pemain naturalisasi yang diajukan FAM tetap bersikeras mengklaim bahwa kakek atau nenek mereka lahir di Malaysia, meski dokumen awal yang mereka serahkan justru menunjukkan sebaliknya.
Dalam perkembangan lain, tujuh pemain naturalisasi mengakui bahwa mereka diminta oleh seseorang, yang tidak disebutkan namanya untuk menandatangani dokumen yang menyatakan bahwa mereka telah tinggal di Malaysia selama 10 tahun.
Baca Juga: Kena Sanksi FIFA, Begini Reaksi Kapten Malaysia Soal Mentalitas Harimau Malaya
Pada kenyataannya, beberapa pemain, termasuk Hector Hevel, mengaku tidak pernah membaca dokumen tersebut sebelum menandatanganinya.
“Saya hanya mengikuti instruksi,” ujarnya dalam sidang," seperti dikutip dari laporan resmi FIFA.
Sementara itu, dari dokumen yang dirilis FIFA, Facundo Garces dan Gabriel Palmero, memberikan kesaksian yang memperlihatkan tingkat kelalaian yang mengejutkan.
Garcés mengaku menerima tawaran untuk bermain bagi Malaysia tanpa memverifikasi klaim agen soal garis keturunannya.
Sementara itu, Palmero bahkan sempat salah menyebut negara asal neneknya. Ia mengaku tidak pernah memeriksa dokumen keluarga yang digunakan dalam pengajuan naturalisasi tersebut.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Kena Sanksi FIFA, Begini Reaksi Kapten Malaysia Soal Mentalitas Harimau Malaya
-
Pemain Keturunan Ini Batal Bela Garuda meski Sempat Tampil di Timnas Indonesia U-20
-
PSSI Jangan Naturalisasi Pemain Keturunan Ini! Punya Kaki Kaca Kaya Gareth Bale
-
Miris! Klub Malaysia Ogah Tampung 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal
-
Makin Panas! Skandal Sepak Bola Malaysia, 7 Pemain Ilegal Seret FAM ke Jalur Hukum
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan 1,88 Meter Kembali Merumput Pasca Cedera
-
Arbeloa Out! Real Madrid Kontrak Jose Mourinho Dua Tahun?
-
Kontroversi Kemenangan Arsenal atas Burnley, Kai Havertz Harusnya Kartu Merah?
-
Respons Manchester City Soal Isu Pep Guardiola Siap Putus Kontrak di Akhir Musim
-
Luka Modric Berpeluang Cetak Sejarah usai Masuk Skuad Kroasia untuk Piala Dunia 2026
-
Alasan Carlo Ancelotti Ajak Neymar Kembali ke Timnas Brasil
-
Gempar! Pep Guardiola Dikabarkan Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
-
Ralf Rangnick Targetkan Timnas Austria Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026, Modal dari Euro 2024
-
Daftar Skuad Timnas Austria Piala Dunia 2026, David Alaba untuk Memperkuat Lini Pertahanan Rapuh
-
Arsenal Wajib Menang Lawan Crystal Palace Demi Trofi Premier League Usai Tundukkan Burnley