-
Rayan Rundberg, 13 tahun, berdarah Indonesia, resmi gabung PSV.
-
Striker muda ini dipuji punya kontrol bola dan insting mencetak gol.
-
PSSI berpeluang memanggilnya perkuat Timnas Indonesia di masa depan.
Suara.com - Rayan Rundberg, nama yang mulai ramai diperbincangkan di ranah sepak bola junior Belanda, memperlihatkan potensi istimewa sejak usia belia.
Lahir di Den Bosch, Belanda, pada tanggal 3 Februari 2012, bakat alami pemain keturunan Indonesia ini sebagai ujung tombak telah menarik perhatian klub-klub besar.
Dengan usia baru menginjak 13 tahun, Rayan tercatat memiliki tinggi badan 155 cm dan berat 43 kg, postur yang ideal untuk pemain seusianya.
Posisi bermain utamanya adalah penyerang tengah, dengan mengandalkan kaki kanan yang sering disebut sebagai senjata andalannya di depan gawang lawan.
Ia memegang paspor Belanda, namun memiliki ikatan darah kuat dengan Indonesia melalui garis keturunan kakek dan neneknya.
Kakek dan neneknya berasal dari Indonesia, dengan akar di dua wilayah yang berbeda, yaitu Malang dan Madura.
Garis keturunan Rayan ini semakin unik karena ayahnya diketahui memiliki darah Maroko, menjadikannya perpaduan tiga budaya dalam dirinya.
Rayan menjelaskan secara langsung tentang latar belakang leluhurnya yang menarik ini, menegaskan koneksi ke Nusantara.
"Kakek buyut dan nenek buyut saya berasal dari Malang dan Madura, lalu kakek saya lahir di sana," kata Rayan seperti dikutp dari @voetballers_indonesie
Baca Juga: Jessaja Hennep, Cah Kebumen Bersinar di Belanda: 16 Laga,11 Gol,13 Assist
"Ibu saya blasteran Indonesia dan Belanda. Ayah saya dari Maroko,"
Kombinasi genetik dan latar belakang multikultural ini mungkin menjadi salah satu faktor yang membentuk gaya bermainnya yang unik.
Pengalaman bermain sebelumnya di klub lokal CHC Den Bosch telah mengasah kemampuannya sebelum namanya mencuat.
Saat ini, kabar santer menyebutkan bahwa Rayan telah mendapatkan 'kontrak' lisan untuk bergabung dengan raksasa Eredivisie, PSV Eindhoven.
Keputusan Rayan untuk meniti karier di PSV menunjukkan langkah serius dalam pengembangan profesionalismenya.
Bakatnya yang mencolok tak luput dari pengamatan mendalam para pencari bakat klub-klub top Eropa, termasuk PSV.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Aston Villa Hajar Bologna 3-1, Unai Emery: Ini Hasil yang Fantastis
-
Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Jelang Lawan PSM Makassar
-
FIFA Umumkan 170 Perangkat Pertandingan Piala Dunia 2026, Termasuk 6 Wasit Wanita
-
Rencana PSSI Naturalisasi Luke Vickery Bikin Media Vietnam Ketar-ketir
-
Pasporgate Mereda! 4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Sudah Bisa Merumput Lagi di Belanda
-
Jelang Persib Bandung vs Bali United, Northern Fest 2026 Hadirkan Band Asal Inggris
-
Tinggalkan Persib di Akhir Musim? Bojan Hodak Buka Suara
-
Julio Cesar Absen Lawan Bali United, Bojan Hodak: Tidak Masalah
-
Tak Hanya Pemain, Wasit Dapat Pelatihan Fisik dan Mental Jelang Piala Dunia 2026
-
Andy Robertson Susul Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool