- Wesley Sneijder menilai Lamine Yamal yang berkembang pesat dari akademi La Masia berpotensi melampaui pencapaian Lionel Messi.
- Sneijder meyakini Yamal akan bertahan di Barcelona meskipun diminati klub besar, karena merasa nyaman dan telah menjadi bintang klub.
- Legenda Belanda tersebut memprediksi Yamal bisa menyamai atau bahkan melampaui level Messi dalam kurun waktu sekitar sepuluh tahun ke depan.
Suara.com - Mantan bintang Inter Milan dan timnas Belanda, Wesley Sneijder menilai Lamine Yamal bisa melampaui Lionel Messi.
Yamal yang lahir dari akademi La Masia terus menunjukkan perkembangan luar biasa.
Di usia belia, ia telah menjadi pemain inti Barcelona dan menjadi sorotan sepak bola Eropa berkat kualitas teknik dan kematangan bermainnya.
Melihat hal itu, Sneijder tak ragu menempatkan Yamal di level yang sangat tinggi.
“Kita sering bertanya apakah Lamine Yamal bisa menjadi Messi suatu hari nanti. Menurut saya, dia sudah menjadi Messi baru di Barcelona,” ujar Sneijder seperti dikutip dari SPORT.
Legenda Belanda itu mengaku terkesan dengan konsistensi Yamal, terutama karena sangat jarang pemain remaja bisa mendapatkan pengakuan global secepat ini.
Sneijder juga menyinggung masa depan Yamal yang belakangan sering dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa.
Menurutnya, Barcelona akan berusaha menjaga sang pemain dengan segala cara—dan Yamal sendiri disebut tak memiliki alasan kuat untuk hengkang.
“Lamine tidak akan pernah dibiarkan pergi, dan saya juga tidak melihat dia ingin meninggalkan Barcelona,"
Baca Juga: Suara Lantang Pep Guardiola Dukung Palestina: Dunia Jangan Tutup Mata
"Dia sudah berada di klub sejak kecil, sudah menghasilkan banyak uang, dan kini menjadi bintang besar. Kenapa harus ke Inggris atau Jerman? Tidak masuk akal,” ucapnya.
Meski begitu, Sneijder membuka kemungkinan bahwa Yamal suatu saat bisa mengikuti jejak Messi yang meninggalkan Barça untuk mencari tantangan baru.
Namun ia menilai itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
“Jika kita bicara lagi 10 tahun dari sekarang, saya rasa Lamine Yamal masih di Barcelona,” tambahnya.
“Mungkin saja Lamine mencapai level Messi, bahkan mungkin melampauinya. Pemain berkembang setiap tahun, dan dia sudah berada di level yang sangat tinggi,” ujarnya.
Dengan performa yang terus meningkat dan pujian dari berbagai legenda, Yamal kini dianggap sebagai simbol kebangkitan Barcelona.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia