Bola / BolaTaiment
Selasa, 18 November 2025 | 18:07 WIB
Suara Lantang Pep Guardiola Dukung Palestina, Kritik Dunia yang Dianggap Tutup Mata [Instagram]
Baca 10 detik
  • Pep Guardiola menyuarakan kritik keras atas situasi kemanusiaan di Gaza
  • Guardiola menilai para pemimpin dunia gagal menghentikan kekerasan
  • Laga amal Catalonia vs Palestina dijadikan momentum untuk menunjukkan solidaritas

Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola emberikan pernyataan lantang tentang konflik Gaza yang menurutnya menunjukkan bahwa dunia telah meninggalkan Palestina.

Dalam wawancara dengan radio Spanyol RAC1, Guardiola mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap situasi di Gaza.

Guardiola menegaskan bahwa warga Palestina, terutama anak-anak dan keluarga yang tidak terlibat dalam konflik politik, menjadi korban yang terus menderita.

“Setiap kali saya membayangkan apa yang terjadi pada rakyat Palestina, saya melihat seluruh dunia telah meninggalkan mereka,” kata Guardiola.

Ia mempertanyakan bagaimana masyarakat dunia bisa menerima kehancuran yang berlangsung bertahun-tahun tanpa tindakan nyata.

Tentara Israel pada Sabtu (28/6/202), mengeluarkan perintah pengusiran terhadap warga Palestina. (ist)

“Kita membiarkan kehancuran satu bangsa. Kalau bukan disebut genosida, lalu apa?” tegasnya.

Guardiola juga mengaku tidak pernah bertemu dengan seorang pun termasuk di komunitas Yahudi yang membenarkan gambaran kekerasan seperti terjadi di Gaza.

Guardiola menyebut para pemimpin dunia seperti Benjamin Netanyahu, Donald Trump, Volodymyr Zelensky, hingga Vladimir Putin dalam pernyataannya.

Ia menilai para tokoh global gagal menunjukkan kemampuan untuk menghentikan kekerasan melalui diplomasi dan kemanusiaan.

Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia Bosan Dilatih Pep Guardiola: Aku Tidak Menikmatinya

“Satu pihak punya senjata luar biasa kuat, pihak lain tidak. Kalau solusi hanya lewat kekuatan militer, lalu apa lagi yang bisa kita harapkan?”

Pernyataan Guardiola disampaikan menjelang laga amal Catalonia vs Palestina di Stadion Lluis Companys, Barcelona.

Lebih dari 25.000 tiket telah terjual, dengan seluruh hasil penjualan akan disalurkan untuk bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza.

“Ini lebih dari sekadar pertandingan simbolis. Melalui laga ini, rakyat Palestina bisa melihat bahwa ada bagian dari dunia yang peduli kepada mereka,” ujar eks pelatih Barcelona tersebut.

Kontributor: M.Faqih

Load More