- Pep Guardiola menyuarakan kritik keras atas situasi kemanusiaan di Gaza
- Guardiola menilai para pemimpin dunia gagal menghentikan kekerasan
- Laga amal Catalonia vs Palestina dijadikan momentum untuk menunjukkan solidaritas
Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola emberikan pernyataan lantang tentang konflik Gaza yang menurutnya menunjukkan bahwa dunia telah meninggalkan Palestina.
Dalam wawancara dengan radio Spanyol RAC1, Guardiola mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap situasi di Gaza.
Guardiola menegaskan bahwa warga Palestina, terutama anak-anak dan keluarga yang tidak terlibat dalam konflik politik, menjadi korban yang terus menderita.
“Setiap kali saya membayangkan apa yang terjadi pada rakyat Palestina, saya melihat seluruh dunia telah meninggalkan mereka,” kata Guardiola.
Ia mempertanyakan bagaimana masyarakat dunia bisa menerima kehancuran yang berlangsung bertahun-tahun tanpa tindakan nyata.
“Kita membiarkan kehancuran satu bangsa. Kalau bukan disebut genosida, lalu apa?” tegasnya.
Guardiola juga mengaku tidak pernah bertemu dengan seorang pun termasuk di komunitas Yahudi yang membenarkan gambaran kekerasan seperti terjadi di Gaza.
Guardiola menyebut para pemimpin dunia seperti Benjamin Netanyahu, Donald Trump, Volodymyr Zelensky, hingga Vladimir Putin dalam pernyataannya.
Ia menilai para tokoh global gagal menunjukkan kemampuan untuk menghentikan kekerasan melalui diplomasi dan kemanusiaan.
Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia Bosan Dilatih Pep Guardiola: Aku Tidak Menikmatinya
“Satu pihak punya senjata luar biasa kuat, pihak lain tidak. Kalau solusi hanya lewat kekuatan militer, lalu apa lagi yang bisa kita harapkan?”
Pernyataan Guardiola disampaikan menjelang laga amal Catalonia vs Palestina di Stadion Lluis Companys, Barcelona.
Lebih dari 25.000 tiket telah terjual, dengan seluruh hasil penjualan akan disalurkan untuk bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza.
“Ini lebih dari sekadar pertandingan simbolis. Melalui laga ini, rakyat Palestina bisa melihat bahwa ada bagian dari dunia yang peduli kepada mereka,” ujar eks pelatih Barcelona tersebut.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Indonesia Bosan Dilatih Pep Guardiola: Aku Tidak Menikmatinya
-
Selamat Tinggal Han Willhoft-King, Pemain Keturunan Indonesia Pilih Tinggalkan Man City
-
Prestasi Jesus Casas, Pelatih yang Dirumorkan Tangani Timnas Indonesia
-
Pep Guardiola Tutup Pintu! Tolak Mentah-Mentah Jadi Presiden Barcelona
-
Merasa Buang Waktu, Pemain Keturunan Indonesia Pilih Tinggalkan Man City Demi Gelar Sarjana Hukum
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
FC Utrecht Gantung Nasib2Penggawa Timnas Indonesia
-
Hal-hal yang Membuktikan Timnas Indonesia Berada di Level Berbeda Sepanjang 2025
-
Hasil Drawing 16 Besar, Frans Putros: Bagus Bertemu Ratchaburi FC
-
Gelandang Kendal Tornado FC Ingin Ulangi Cerita Manis di Stadion Sriwedari
-
Sunderland 'Raja Seri' Premier League? Raksasa Sekelas City pun Dipaksa Gigit Jari!
-
Baru Pecat Enzo Maresca, Chelsea Kebut Cari Pemain Baru di Bursa Transfer
-
Fakta Lengkap Skandal Drone John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Persija Bakal Habis-habisan Kalahkan Persijap Demi Puncak Klasemen Super League
-
Pelatih Persija Jakarta Bingung Disebut Bakal Hadapi Hertha Berlin
-
Statistik Liam Rosenior Calon Favorit Bos Chelsea Menggantikan Enzo Maresca