- Proses pemilihan pelatih baru Timnas memasuki fase final dengan enam kandidat utama.
- Dua nama berlatar Barcelona memperkuat nuansa permainan ala La Masia.
- Keputusan akhir berada di tangan Ketum PSSI Erick Thohir.
Suara.com - Proses mencari nakhoda baru Timnas Indonesia memasuki fase penentuan. Kepala BTN, Sumardji, memastikan bahwa daftar kandidat kini sudah mengerucut menjadi lima—yang kemudian berkembang menjadi enam—nama yang akan dibahas secara mendalam oleh tim teknis PSSI.
Sumardji menyebut seluruh nama itu akan dikaji bersama Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers.
Setelah proses evaluasi rampung, hasilnya akan diserahkan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang dijadwalkan mengumumkan keputusan resmi kepada publik.
Situasi ini membuat bursa pelatih makin hidup. Banyak yang menyoroti bahwa sebagian kandidat punya rekam jejak besar di kompetisi Asia, namun ada satu benang merah yang paling mencolok: sentuhan Barcelona.
Jejak La Masia dalam Bursa Pelatih Timnas
Dari enam nama yang dibahas, dua di antaranya diprediksi memiliki hubungan langsung dengan filosofi sepak bola Barcelona dan La Masia.
Inilah yang membuat spektrum permainan ala Blaugrana terasa kuat dalam persaingan kali ini.
Nama pertama adalah Angelos “Ange” Postecoglou, pelatih yang pernah membawa Australia juara Piala Asia 2015 dan tampil di Piala Dunia.
Reputasinya tak diragukan, tetapi gaji tinggi membuat peluangnya ke Indonesia menjadi rumit. Saat ini ia tak terikat klub mana pun.
Baca Juga: Selamat Datang, Ivar Jenner Gabung Persija Jakarta?
Kandidat lain yang sudah akrab dengan lingkungan sepak bola Asia adalah Paulo Bento.
Pelatih asal Portugal tersebut sukses mengantar Korea Selatan melaju hingga babak 16 besar Piala Dunia 2022 dan saat ini berstatus tanpa klub setelah berpisah dengan Uni Emirat Arab.
Nama ketiga adalah Felix Sanchez, arsitek yang membawa Qatar menjuarai Piala Asia 2019.
Ia pernah lama bekerja di akademi Barcelona sehingga paham identitas permainan berbasis penguasaan bola.
Tak kalah menarik, Sergio Alegre, eks asisten Xavi Hernández di Al-Sadd dan Barcelona, juga masuk dalam radar.
Kini ia menjadi pelatih interim Al-Sadd dan dikenal memiliki kemiripan pendekatan taktik dengan Xavi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Jadwal Pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta Pekan Kedua Januari 2026
-
Brutal Lagi! Kronologis Tendangan Kungfu ke Muka UAD FC vs KAFI Jogja FC Liga 4 Yogyakarta
-
Ada Orang Islam, Daftar Calon Pelatih Manchester United Pengganti Ruben Amorim
-
John Herdman Masuk Ujian Terberat, PSTI Sebut Timnas Indonesia Neraka Tekanan
-
APPI Minta Pelaku Tendangan Kungfu Muhammad Hilmi Dihukum Tegas
-
Resmi! Kata-kata Liam Rosenior Usai Dikontrak Chelsea Hingga 2032
-
Pelaku Cuma Ditegur, Ini Klarifikasi Kafi FC soal Tendangan Kung Fu Liga 4 Yogya
-
Sassuolo vs Juventus: Dear Jay Idzes, Hati-hati dengan Mesin Gol Si Nyonya Tua Ini
-
Paul Scholes Peringatkan Man United Jangan Rekrut Enzo Maresca, Kenapa?
-
Data Menyedihkan di Balik Ruben Amorin Dipecat Manchester United, Parah Sih...