- Indra Sjafri diprediksi sudah mengantongi ±18 nama untuk SEA Games 2025.
- Kehadiran trio abroad (Marselino, Geypens, Adrian) akan memangkas slot pemain lokal.
- Sejumlah nama dari kiper, bek, gelandang hingga penyerang terancam tereliminasi.
Suara.com - Komposisi awal Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025 mulai terkuak setelah dua laga uji coba kontra Mali U-22 di Stadion Pakansari.
Meski belum ada pengumuman resmi, menit bermain para pemain memberi petunjuk bahwa Indra Sjafri sudah mengerucutkan daftar menjadi sekitar 18 nama.
Di lini tengah, persaingan semakin padat. Jika Marselino Ferdinan, Tim Geypens, dan Adrian Wibowo mendapat izin klub untuk bergabung, Indra hanya perlu menambah dua nama lain untuk melengkapi kuota maksimum.
Situasi ini otomatis membuat beberapa pemain dalam daftar 30 nama yang dipanggil untuk uji coba berpotensi kehilangan tempat.
Posisi penjaga gawang menjadi sorotan pertama. Ikram Al Ghifari—yang pernah menjadi kepercayaan Indra di kelompok U-20—tampaknya berada di urutan terbelakang.
Kompetisi yang ia jalani bersama Bekasi City membuatnya kalah bersaing dengan trio Cahya Supriadi, Dafa Fasya, dan M. Ardiansyah.
Masuk ke lini belakang, tiga nama terancam kuat tereliminasi: Brandon Scheunemann, Mikael Alfredo Tata, dan Muhammad Alfarezzi Buffon.
Minimnya menit bermain menjadi sinyal jelas bahwa mereka tak masuk dalam prioritas utama.
Bahkan Frengky Missa bisa ikut terpental bila Tim Geypens benar-benar bergabung, karena mereka berebut posisi bek kiri.
Baca Juga: Respons Rafael Struick usai Cetak Gol ke-7 Bersama Garuda, Optimis Tatap SEA Games 2025
Ruang paling kompetitif ada di sektor gelandang. Jika indikatornya adalah menit bermain, Arkhan Fikri, Zanadin Fariz, dan Rifqi Ray Farandi berpotensi masuk daftar pemain yang dipulangkan.
Kondisi fisik Arkhan yang belum ideal menambah kerumitannya. Kehadiran Marselino otomatis menghapus satu kursi yang sebelumnya masih terbuka.
Di area serangan, skenario kejutan muncul bila PSSI berhasil membawa pulang Adrian Wibowo dari LAFC.
Penyerang muda itu berpotensi menyingkirkan Rahmat Arjuna, Ricky Pratama, atau bahkan Wigi Pratama.
Jens Raven juga berada dalam posisi sulit karena tersalip performa Mauro Zijlstra yang lebih meyakinkan.
Satu nama yang masih jadi tanda tanya adalah Hokky Caraka. Statusnya belum jelas apakah masih masuk rencana atau tidak.
Menurut pengamat sepak bola Gusnul Yakin, keputusan final akan sangat bergantung pada objektivitas pelatih, menit bermain, serta performa faktual pemain dalam uji coba terakhir.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?
-
Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Profesor Olahraga Soroti Integritas FIFA, Kontroversi Argentina vs Mesir Rusak Kepercayaan Publik
-
Christian Pulisic Kecewa Berat, Amerika Serikat Akhiri Piala Dunia 2026 Secara Tragis
-
Bruno Fernandes Yakin Portugal Bisa Juara Piala Dunia Tanpa Cristiano Ronaldo
-
Belum Kebobolan di Piala Dunia 2026, Marc Cucurella Pede Spanyol Bisa Jadi Juara