-
Inter Milan kalah 0-1 dari AC Milan di Derbi Milan.
-
Pelatih Chivu minta tim segera belajar dan fokus Liga Champions.
-
Meskipun kalah, jarak Inter dan Milan di klasemen Liga Italia masih rapat.
Jarak poin yang sangat rapat ini menunjukkan persaingan ketat di puncak klasemen musim ini.
Chivu mengakui bahwa jumlah kekalahan dalam derbi adalah hal yang patut dikritisi.
"Kalah empat kali dari 12 laga itu terlalu banyak. Namun jarak kami di klasemen masih rapat," kata Chivu.
Dalam laga derbi tersebut, Inter Milan sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan dan mengubah jalannya pertandingan.
Kesempatan itu datang pada menit ke-74, ketika wasit memberikan hadiah penalti untuk Inter.
Sayangnya, eksekusi yang dilakukan oleh Hakan Calhanoglu dari titik putih gagal membuahkan gol.
Kegagalan penalti itu menjadi salah satu faktor yang membuat Nerazzurri harus mengakui keunggulan rival abadinya.
Meskipun demikian, Chivu menolak untuk mengarahkan kesalahan kepada satu individu pemain atas hasil minor yang didapat tim.
Pelatih asal Rumania tersebut berprinsip bahwa seluruh elemen tim memikul tanggung jawab yang sama.
Baca Juga: Survei Dibuka! Interisti dan Milanisti, Siapa Pemenang Inter vs AC Milan?
"Saya tidak ingin mencari alasan atau menyalahkan siapapun. Kami semua berada dalam hal ini, baik ketika sukses maupun kalah," kata Chivu.
Pandangan ini menegaskan pentingnya solidaritas dan tanggung jawab kolektif di dalam tim.
Fokus utama saat ini adalah segera memperbaiki kesalahan dan menunjukkan performa terbaik melawan Atletico Madrid.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions
-
10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?