- Pelatih Feyenoord, Robin van Persie, memasukkan Shaqueel van Persie (19 tahun) ke skuad utama untuk pertama kalinya.
- Shaqueel, yang bergabung akademi sejak 2017, hanya menjadi pemain cadangan saat Feyenoord kalah 2-4 dari NEC Nijmegen.
- Van Persie menerapkan didikan tegas, menekankan tanggung jawab pribadi dan perbaikan diri pada perkembangan karier putranya.
Suara.com - Pelatih Feyenoord, Robin van Persie, membuat langkah mengejutkan dengan memasukkan putranya, Shaqueel van Persie, ke dalam skuad utama untuk pertama kalinya.
Momen tersebut terjadi saat Feyenoord kalah 2-4 dari NEC Nijmegen, meski Shaqueel belum mendapat kesempatan melakukan debut dan hanya menjadi pemain cadangan.
Shaqueel, yang kini berusia 19 tahun, merupakan salah satu talenta muda yang cukup menjanjikan di akademi Feyenoord.
Mengikuti jejak sang ayah, ia bergabung dengan akademi klub asal Rotterdam itu pada 2017 setelah dua tahun berlatih di Akademi Manchester City.
Ia kemudian menandatangani kontrak profesional pertamanya pada 2022.
Sebelumnya, Shaqueel telah beberapa kali berlatih bersama tim utama serta tampil di laga-laga uji coba, namun baru kali ini namanya masuk skuad pertandingan resmi.
Van Persie dikenal memberikan didikan tegas kepada putranya agar tetap rendah hati dan bertanggung jawab atas perkembangan diri.
Dalam sebuah wawancara di High Performance Podcast tahun 2020, ia mengungkap momen ketika menegur Shaqueel yang mengeluh karena hanya menjadi cadangan saat bermain untuk Feyenoord U-14.
"Shaqueel, kamu terdengar seperti pecundang jika mengeluh seperti itu. Pemenang itu menyalahkan dirinya sendiri dan mencari apa yang bisa diperbaiki," kata Van Persie saat itu.
Baca Juga: Hasil Premier League: Manchester United Dipermalukan 10 Pemain Everton di Old Trafford
Ia menegaskan bahwa tugasnya sebagai ayah adalah mempersiapkan putranya menghadapi kehidupan saat dewasa, bukan memaksanya menjadi pesepak bola profesional.
Menurut Van Persie, teguran itu membuat Shaqueel berubah drastis. “Saya melihat harimau! Ia mulai berlatih lebih keras, bekerja, berlari, dan mengambil kontrol atas hidupnya,” ujarnya.
Promosi Shaqueel ke skuad utama datang pada saat yang menantang bagi Feyenoord. Kekalahan dari NEC menandai tiga kekalahan beruntun di Eredivisie, membuat Van Persie harus menjawab isu krisis yang menerpa timnya.
Namun, pelatih berusia 42 tahun itu menegaskan bahwa performa tim belum masuk kategori darurat.
"Anda bisa menyebutnya krisis jika kami bermain sangat buruk dan tidak menunjukkan apa-apa. Tapi itu bukan yang terjadi," kata Van Persie.
Ia menilai Feyenoord tampil baik di babak pertama dan sebenarnya layak menang, namun kembali kecolongan gol akibat kehilangan duel dan kesalahan sendiri.
Berita Terkait
-
Hasil Premier League: Manchester United Dipermalukan 10 Pemain Everton di Old Trafford
-
Enam Poin Rasa Juara: Konsistensi Arsenal Kunci Penguasaan Puncak Liga Inggris
-
Gelandang Rp1 Triliun Kena Semprot Ruben Amorim: Kerja Keras Dikit Lha!
-
Jan Olde Riekerink Bandingkan Situasi Dewa United dengan Manchester United dan Ajax
-
Manchester United Berniat Buang Sancho dan Rashford Demi Perkuat Lini Tengah
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
-
Souto Akui Thailand Favorit, Tapi Timnas Futsal Indonesia Siap Beri Kejutan
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United