- Liverpool serius mempertimbangkan perekrutan winger Bournemouth, Antoine Semenyo, pada bursa transfer Januari 2026.
- Klub telah mempelajari klausul rilis Semenyo yang diperkirakan senilai £65 juta untuk perbaikan performa tim.
- Kebutuhan tim tidak hanya menyerang; penguatan lini tengah penting untuk mengatasi inkonsistensi performa musim ini.
Suara.com - Liverpool disebut tengah mempertimbangkan secara serius langkah untuk merekrut winger Bournemouth, Antoine Semenyo, pada bursa transfer Januari 2026.
Laporan terbaru mengungkapkan bahwa The Reds melihat Semenyo sebagai opsi penting untuk memperbaiki performa tim yang tengah merosot.
Kekalahan telak 0-3 dari Nottingham Forest pada akhir pekan lalu membuat peluang Liverpool mempertahankan gelar Liga Inggris semakin tipis.
Arsenal kini unggul 11 poin di puncak klasemen, menambah tekanan terhadap skuad Arne Slot yang tampil inkonsisten sejak awal musim.
Pakar transfer, Fabrizio Romano, menyampaikan perkembangan terbaru terkait ketertarikan Liverpool.
Dalam pernyataannya, Romano mengonfirmasi bahwa klub sudah mempelajari klausul rilis Semenyo.
“Liverpool benar-benar mempertimbangkan Antoine Semenyo untuk bursa transfer Januari. Mereka sudah sangat paham mengenai klausul rilisnya. Kini, keputusan internal tinggal menunggu dari pihak klub,” ujar Romano.
Semenyo bisa ditebus dengan mahar £65 juta pada Januari. Namun, jika Liverpool bersedia menunggu hingga musim panas, harganya disebut akan turun.
Performa Liverpool musim ini banyak dikritik, terutama terkait lemahnya pressing yang biasanya menjadi kekuatan utama The Reds.
Baca Juga: Giovanni van Bronckhorst Latih Indonesia? Tim Garuda Bakal Alami Nasib seperti Besiktas 2024/2025
Para penyerang seperti Hugo Ekitike, Cody Gakpo, dan Alexander Isak dinilai belum mampu memberikan intensitas tekanan seperti era sebelumnya.
Namun, kehadiran Semenyo saja tidak lantas menyelesaikan semua masalah Liverpool.
Gelandang seperti Alexis Mac Allister dan Ryan Gravenberch dinilai masih kesulitan memenangkan duel dan menjaga ritme permainan.
Artinya, Liverpool bukan hanya membutuhkan pemain agresif di depan, tetapi juga penguatan di lini tengah agar performa tim kembali seimbang.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dihadang Barikade Polisi, Massa Mahasiswa Tertahan di Senayan Park Saat Menuju Gedung DPR
-
Bukan di DPR, Front Mahasiswa Nasional Pilih Demo di Istana untuk Sampaikan 10 Tuntutan
-
Botok: Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Desember, Dasco, Saan, dan Cucun Siap Mundur
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
Terkini
-
Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban
-
Ada Demo di DPR, Warga Tak Peduli dan Tetap Healing ke Mal
-
Bayar Tinggal Scan, Cashless Jadi Kebiasaan yang Sulit Ditinggalkan Gen Z
-
100 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Kemungkinan Tersapu Air Bah
-
Dari Paylater ke Mindful Spending: Saat Gen Z Lebih Bijak Kelola Keuangan
-
Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?
-
Gelar Sarjana Bukan Tiket Emas: Kenapa Lulusan Baru Susah Dapat Kerja?
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Prabowo-Gibran Hadiri Muktamar NU ke-35 di Jombang, Disambut Kiai dan Tokoh Nasional
-
Demo DPR Bikin Warga Ogah ke Mal, Gerai Pertokoan Tampak Sepi