- Idrissa Gueye Everton meminta maaf setelah menampar rekan setimnya, Michael Keane, berujung kartu merah menit ke-13.
- Everton menang 1-0 atas Manchester United di Old Trafford meski bermain sepuluh pemain hampir sepanjang laga.
- Manajer Everton, David Moyes, menyatakan suka pemain yang menunjukkan gairah bertarung meskipun insiden tersebut memerlukan permintaan maaf resmi.
Suara.com - Gelandang Everton, Idrissa Gueye, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah aksinya menampar rekan setimnya, Michael Keane, berujung kartu merah dalam kemenangan 1-0 atas Manchester United di Old Trafford.
Insiden mengejutkan itu terjadi pada menit ke-13 ketika Gueye tampak kesal setelah ditegur Keane atas umpan cerobohnya.
Sang gelandang kemudian meluapkan emosi dan menampar Keane, membuat wasit Tony Harrington langsung mengeluarkan kartu merah tanpa ragu.
Meski tampil dengan 10 pemain hampir sepanjang laga, Everton justru tampil solid dan sukses mempertahankan kemenangan lewat gol cantik Kiernan Dewsbury-Hall di babak pertama.
Gol tersebut sekaligus membawa Everton meraih kemenangan perdana di Old Trafford dalam 12 tahun terakhir.
Pasca-laga, Dewsbury-Hall membenarkan bahwa Gueye telah meminta maaf di ruang ganti.
Gelandang veteran itu kemudian mengunggah permintaan maaf melalui Instagram.
“Saya ingin meminta maaf terutama kepada Michael Keane. Saya bertanggung jawab penuh atas reaksi saya,” tulis Gueye.
“Saya juga meminta maaf kepada tim, staf, fans, dan klub. Apa yang terjadi tidak merefleksikan diri saya atau nilai-nilai yang saya pegang. Emosi bisa memuncak, tapi tidak ada yang membenarkan perilaku seperti itu. Ini tidak akan terulang lagi.”
Baca Juga: Klub yang Dilatih Lagi Morat-marit, Legenda Manchester United Malah 'Nepotisme'
Meski kecewa dengan kartu merah tersebut, manajer Everton David Moyes justru memberi komentar yang mengejutkan.
Ia mengaku tidak sepenuhnya marah dengan insiden itu, bahkan mengatakan bahwa “ia suka pemain yang bertarung.”
“Saya diberi tahu bahwa aturan memang mengharuskan wasit memberi kartu merah jika pemain menampar rekannya sendiri,” kata Moyes.
“Tapi di sisi lain, saya suka pemain yang bertarung kalau ada rekan yang tidak melakukan tindakan tepat. Kalau mau punya tim yang tangguh, hal seperti itu bisa terjadi.”
Namun, ia tetap menegaskan Gueye telah meminta maaf dan menunjukkan rasa tanggung jawab atas insiden tersebut.
Manchester United sebenarnya diunggulkan setelah unggul jumlah pemain sejak menit awal. Namun, sepanjang laga, tim asuhan Ruben Amorim kesulitan memanfaatkan situasi tersebut.
Banyak peluang MU hanya berakhir sebagai tembakan spekulatif, sementara Jordan Pickford tampil gemilang, termasuk menggagalkan sundulan Joshua Zirkzee yang hampir bersarang ke gawang.
“Frustrasi sekali. Kami tidak mengerti bagaimana bermain melawan 10 pemain. Keputusan dan kualitas di kotak penalti tidak ada. Intensitas kami pun tidak cukup,” ujar Amorim.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Begini Strategi Rebranding Emiten Bank BCIC
-
3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
-
IHSG Masih Bergerak di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau ASGR
-
Wajib Punya! 5 Parfum Vanilla-Floral Lokal & Mewah yang Bikin Jatuh Cinta
-
Sering Tertukar? Ini Cara Mudah Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB dalam Matematika
-
Sejumlah Pejabat Polda Riau Dimutasi, Karo SDM hingga 3 Kapolres
-
Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi
-
Terdampak Kabut Asap, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Lumpuh
-
Profil Gus Kikin, Ketum Baru PBNU: Pewaris Sanad Hasyim Asyari hingga Pengusaha
-
Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis