- Luka Modric, gelandang veteran AC Milan, menilai reputasi dan sejarah Milan setara dengan Real Madrid.
- Modric langsung menjadi pilar penting Milan setelah pindah musim panas lalu dari Real Madrid.
- Pemain 40 tahun ini menikmati sambutan luar biasa di San Siro dari klub, kota, dan pendukung.
Suara.com - Luka Modric, gelandang veteran AC Milan dalam sebuah wawancara menyebut bahwa reputasi dan sejarah Rossoneri berada sangat dekat dengan Real Madrid, klub yang ia bela selama 13 tahun.
Pemain berusia 40 tahun itu tiba di Milan pada musim panas lalu setelah kontraknya berakhir di Santiago Bernabeu.
Meski datang di usia senja karier, Modric langsung menjadi pilar utama dalam lini tengah Milan.
Ia telah tampil sebagai starter dalam 12 pertandingan Serie A musim ini dan berkontribusi besar dalam kemenangan penting atas Inter, Napoli, dan Roma.
Saat ini Milan berada di posisi kedua klasemen Serie A dengan 25 poin, sejajar dengan Napoli dan hanya terpaut dua angka dari pemuncak klasemen, AS Roma.
Modric mengaku sangat menikmati bulan-bulan pertamanya di San Siro. Ia menilai klub, kota, hingga para pendukung memberikan sambutan terbaik.
“Kota ini luar biasa, dan orang-orang menyambut saya dengan sangat baik, baik di dalam klub maupun di luar,” ujar Modric, dikutip dari Milan News.
“Rekan setim, pelatih, para fans—semuanya level tertinggi. Anda bisa merasakan bahwa Milan adalah klub besar dengan sejarah hebat. Saya sangat menikmati semuanya di sini.”
Modric bukan pemain sembarangan. Di Real Madrid, ia meraih empat gelar La Liga, enam trofi Liga Champions, serta Ballon d’Or 2018.
Baca Juga: Dijamu Olympiakos, Real Madrid Justru Ditinggal Thibaut Courtois
Pengalamannya itu membuatnya terbiasa berada di klub elite, dan menurutnya Milan memiliki aura yang sepadan.
Keputusan meninggalkan Real Madrid bukan perkara mudah bagi Modric.
Ia menghabiskan lebih dari satu dekade di ibu kota Spanyol dan meraih semua prestasi yang bisa dibayangkan.
“Jujur, tidak mudah. Saya menghabiskan 13 tahun, hampir setengah hidup saya di satu klub dan satu kota,” ujarnya.
“Empat tahun saya di Inggris menjadi bekal penting untuk tiba di Madrid pada waktu yang tepat. Semua yang saya alami di sana masih terasa seperti mimpi.”
Meski begitu, Modric tidak ragu ketika AC Milan datang menawarkan kesempatan baru.
Berita Terkait
-
Dijamu Olympiakos, Real Madrid Justru Ditinggal Thibaut Courtois
-
Prediksi Real Madrid vs Olympiakos: Los Blancos Dihantui Kutukan Yunani
-
Kabar Buruk untuk Klub Milik Orang Indonesia, Real Madrid Ingin Pulangkan Nico Paz
-
Pemain Real Madrid Tuntut Xabi Alonso Dipecat, Zidane Disiapkan Jadi Pengganti
-
Massimiliano Allegri: Kemenangan di Derbi Milan Bukan Kebetulan!
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Makin Gacor di Luar Negeri, Kapan Dinaturalisasi?
-
Pengamat: Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan Top di FIFA Matchday Juni
-
Kekalahan Tipis dari Thailand di Final Piala AFF 2026, Ini Kata Ketum FFI
-
Penundaan Kongres, Tokoh Sepak Bola Jateng Desak PSSI Telaah Konflik Kepentingan
-
2 Pemain Naturalisasi Pilih Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Skandal Pasporgate!
-
Ramadhan Sananta Terancam Tergusur di DPMM FC, Posisinya Digantikan?
-
Tekel Horor Berujung Minta Maaf, Justin Hubner dapat Balasan dari Lewis Holtby
-
Kebahagiaan Bek Timnas Indonesia Bertambah, Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah
-
Persib Susah Payah Bungkam Bali United, Frans Putros: Yang Penting Menang!
-
Klasemen Liga Inggris usai Manchester City Lumat Chelsea, Arsenal Tertekan!