- Martin Keown memuji Declan Rice atas penampilan terbaiknya saat Arsenal mengalahkan Bayern Munich 3-1 di Liga Champions.
- Rice tampil dominan sebagai motor permainan Arsenal, didukung oleh peran Martin Zubimendi yang mengatur ritme tim.
- Kemenangan ini menjadi pernyataan Arsenal sebagai kandidat kuat juara Liga Champions musim ini menurut Keown.
Suara.com - Eks bek Arsenal, Martin Keown, memberikan pujian besar kepada Declan Rice setelah gelandang asal Inggris itu tampil luar biasa dalam kemenangan 3-1 Arsenal atas Bayern Munich di Emirates Stadium pada matchday kelima Liga Champions 2025/26.
Declan Rice dinilai tampil paling lengkap sepanjang kariernya, menguasai lini tengah dan menjadi motor permainan The Gunners dalam laga penuh intensitas tersebut.
Keown menilai performa Rice malam itu sebagai penampilan terbaik gelandang berusia 26 tahun tersebut.
“Saya sampai berdiri dari kursi. Rice melakukan tekel di dekat bangku cadangan dan setelah itu permainan berubah,” kata Keown kepada TNT Sports.
“Ia berlari bebas di lapangan seolah diberi kunci kota. Ini penampilan paling lengkap yang pernah saya lihat darinya.”
Rice keluar sebagai Man of the Match, mendominasi perebutan bola, membantu transisi, dan beberapa kali mengancam melalui penetrasi dari lini kedua.
Keown juga menekankan peran Martin Zubimendi yang membuat Rice leluasa bergerak.
“Zubimendi membuka jalan. Ia menjaga kedalaman dan mengatur ritme permainan, sehingga Rice bisa maju dan membuat kerusakan,” ujarnya.
Keown menyebut bahwa kemenangan atas Bayern adalah “pernyataan tegas” dari Arsenal bahwa mereka termasuk kandidat kuat juara Liga Champions musim ini.
Baca Juga: Ngerinya Arsenal Jaga Rekor Kemenangan Sempurna di Liga Champions
“Spurs akhir pekan lalu, Bayern malam ini. Mereka dibuat bekerja keras menghadapi Arsenal. Malam ini Arsenal mengirim pesan besar di Eropa,” tegas Keown.
Arsenal membuka keunggulan lewat sundulan Jurrien Timber di menit ke-22, memanfaatkan sepak pojok Bukayo Saka meski permainan awal didominasi Bayern.
Bayern membalas lewat gol cantik Lennart Karl pemain berusia 17 tahun setelah menyelesaikan rangkaian 24 umpan yang membongkar pertahanan Arsenal.
Gol tersebut menjadikan Karl sebagai pemain termuda yang mencetak gol dalam dua laga pertama Liga Champions sepanjang sejarah.
Namun, perubahan taktik Mikel Arteta di babak kedua menjadi kunci kemenangan Arsenal.
Dua pemain pengganti, Riccardo Calafiori dan Noni Madueke, berkolaborasi untuk gol kedua sebelum Gabriel Martinelli menambah keunggulan melalui penyelesaian klinis memanfaatkan kesalahan Manuel Neuer.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Ngerinya Arsenal Jaga Rekor Kemenangan Sempurna di Liga Champions
-
Hasil Liga Champions: Laga Dramatis, Atletico Madrid Jungkalkan Inter Milan
-
Hasil Liga Champions: Tren Buruk Liverpool Berlanjut, Dipermalukan PSV Eindhoven di Anfield
-
Hasil Liga Champions: Kalahkan Bayern Muenchen, Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen
-
Hasil Liga Champions: Mbappe Menggila, Real Madrid Gilas Olympiakos
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji