Bola / BolaTaiment
Jum'at, 27 Februari 2026 | 17:24 WIB
Debut sensasional Karim Benzema bersama Al Hilal. (Dok. Al Hilal)
Baca 10 detik
  • Karim Benzema menyatakan bahwa puasa Ramadan tidak mengganggu performanya, bahkan merasa berada di level tertinggi saat beribadah.
  • Federasi Sepak Bola Prancis menetapkan aturan bagi pemain tim nasional Muslim mengenai penyesuaian hari puasa selama pemusatan latihan.
  • Presiden FFF menegaskan tidak ada larangan puasa, meskipun sebagian pihak menganggap aturan tersebut membatasi kebebasan beragama pemain.

Suara.com - Ramadan kembali menjadi topik hangat di sepak bola Prancis. Di tengah perdebatan soal pengaruh puasa terhadap performa pemain, Karim Benzema tegas mengatakan bahwa ibadah puasa sama sekali tidak mengganggu performanya di lapangan.

Menurut Benzema, justru di bulan suci Ramadan dirinya merasa berada di level tertinggi meski menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Di sepak bola, setiap detail persiapan dianggap krusial, mulai dari pola makan, hidrasi, hingga pemulihan fisik. Karena itu, Ramadan kerap memunculkan diskusi panjang, terutama di Prancis.

Sejak 2024, Fédération Française de Football (FFF) menetapkan kerangka aturan bagi pemain tim nasional.

Para pemain Muslim diminta menyesuaikan hari puasa mereka selama masa pemusatan latihan, tanpa perubahan jadwal latihan maupun pertandingan.

Presiden FFF, Philippe Diallo, menegaskan bahwa tidak ada larangan bagi pemain untuk berpuasa.

Pemain depan Ittihad asal Prancis Karim Benzema memberi isyarat selama pertandingan sepak bola Liga Pro Saudi antara Al-Ittihad dan Al-Akhdoud di Stadion Pangeran Hathloul bin Abdulaziz di Najran pada 14 September 2023.AFP

Namun, polemik tetap muncul karena sebagian kalangan menilai aturan tersebut membatasi kebebasan beribadah.

Dalam wawancara dengan Esquire Middle East, mantan penyerang Real Madrid tersebut ditanya apakah ia melakukan penyesuaian khusus selama Ramadan.

“Itu tidak berdampak apa pun. Ramadan adalah bagian dari hidup saya dan agama saya menjadikannya kewajiban. Bagi saya itu sangat penting dan saya merasa baik ketika berpuasa.”

Baca Juga: OLX Luncurkan Kategori Barang Gratis untuk Mempermudah Berbagi Selama Ramadan

Fakta di lapangan kerap menguatkan ucapannya. Saat masih berseragam Real Madrid, Benzema beberapa kali mencatat performa gemilang di Liga Champions maupun La Liga tepat di periode Ramadan.

Kini, bersama Al-Hilal di Arab Saudi, ia kembali menyampaikan hal serupa.

“Saya bermain lebih baik saat Ramadan, karena ini Ramadan.”

Mantan rekan setimnya di timnas Prancis, Samir Nasri, termasuk yang paling vokal membela Benzema.

Menurut Nasri, pertanyaan soal puasa seharusnya tidak perlu dibesar-besarkan.

“Kenapa kamu harus bertanya apakah dia berpuasa? Apakah karena dia berpuasa lalu kamu melihatnya berbeda? Itu tidak seharusnya ada.”

Ia bahkan menambahkan bahwa performa Benzema justru kerap memuncak saat Ramadan.

“Beberapa pemain terangkat oleh keyakinan mereka. Ada juga yang makan cepat saji lalu mencetak hat-trick. Tidak ada logika pasti dalam sepak bola,” ujarnya.

Kontributor: Adam Ali

Load More