- Bek Kuala Lumpur City FC, Giancarlo Gallifuoco, sangat antusias menanti finalisasi proses naturalisasinya untuk timnas Malaysia.
- Gallifuoco bersama Bergson da Silva diproyeksikan membela Harimau Malaya dalam Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Vietnam akhir Maret.
- Pemain tersebut merasa Malaysia adalah rumah karena telah tinggal lama di sana, termasuk putri dan seluruh aspek kehidupan sosialnya.
Suara.com - Antusiasme tinggi menyelimuti bek Kuala Lumpur City FC, Giancarlo Gallifuoco. Mantan pemain akademi Tottenham Hotspur ini mengaku sudah tidak sabar untuk segera mengenakan seragam kebesaran timnas Malaysia, seiring proses naturalisasinya yang mendekati tahap akhir.
Giancarlo Gallifuoco bersama dengan striker Bergson da Silva, menjadi dua amunisi baru yang diproyeksikan untuk memperkuat skuad Harimau Malaya dalam waktu dekat.
Menurut laporan New Straits Times, keduanya hampir pasti akan mengantongi paspor Malaysia tepat waktu untuk laga krusial Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Vietnam pada akhir Maret mendatang.
Meski begitu, Gallifuoco menunjukkan sikap profesional dan memilih untuk tidak mendahului proses yang sedang berjalan.
Ia mengakui bahwa semuanya masih dalam proses, namun ia siap jika panggilan negara benar-benar datang.
"Ada banyak hal yang sedang dalam proses," kata Gallifuoco dikutip dari New Straits Times.
"Tapi saya belum memfinalisasi apa pun. Jadi saya akan menunggu kesempatan itu dulu," tambahnya.
Terlepas dari proses yang masih menanti, bek asal Australia ini sama sekali tidak menyembunyikan rasa hormat dan hasratnya untuk bisa membela Malaysia.
"Tentu saja, jika kesempatan itu muncul, saya akan merasa sangat terhormat untuk maju dan menghadapi tantangan tersebut," ucapnya.
Baca Juga: Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Hasrat ini bukan tanpa alasan. Bagi Gallifuoco, Malaysia bukan lagi sekadar tempat berkarier melainkan telah menjadi rumah yang sesungguhnya.
Ia merasa telah menjadi bagian dari negara ini dalam segala aspek kehidupannya.
"Kecuali bahasa, semua aspek lain dalam hidup saya adalah Malaysia, dimulai dari putri saya yang lahir di sini, teman-teman dan kolega saya, kecintaan saya pada budaya, dan bahkan makanan di sini," jelas Gallifuoco.
"Yang terpenting adalah bagaimana negara ini menyambut saya dan istri saya. Merupakan suatu kehormatan (untuk mewakili Malaysia) dan ambisi saya untuk rumah baru saya," tambahnya lagi.
Bek berusia 32 tahun ini bahkan merasa telah menghabiskan lebih banyak waktu dewasanya di Malaysia daripada di negara kelahirannya, Australia yang ia tinggalkan sejak usia 15 tahun.
"Saya warga negara Australia keturunan Italia, tetapi saya telah jauh dari rumah sejak usia 15 tahun. Saya tidak pernah kembali ke kota saya setelah itu," bebernya
"Sepanjang hidup saya sebagai orang dewasa, saya menghabiskan lebih banyak waktu di Malaysia daripada di Australia. Jadi, ini adalah rumah saya," pungkas Gallifuoco.
Berita Terkait
-
Lolos Saja Belum Pasti, Pelatih Malaysia Sudah Pasang Target Juara Piala Asia 2027
-
Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
John Herdman Dipuji Pundit Malaysia: Jauh Lebih Visioner Dibanding Patrick Kluivert
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Shin Tae-yong Pimpin Latihan Perdana Persija, Fokus Bangun Fondasi Tim
-
Sejarah Inggris vs Argentina, Ini Prediksi Pemenang Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Sponsor Piala Dunia 2026: LaLiga Layangkan Protes ke FIFA
-
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Bikin Melongo! Kategori 2 Tembus Rp133 Juta
-
Pulang ke Oslo Sebagai Warga Biasa, Timnas Norwegia Disambut 100 Ribu Suporter
-
Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
-
Noni Madueke Tak Takut Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir Lawan Inggris
-
Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara