Bola / Bola Indonesia
Kamis, 27 November 2025 | 15:58 WIB
Ze Valente (IG Ze Valente)
Baca 10 detik
  • Ze Valente absen lawan Persija karena akumulasi kartu kuning.

  • Bintang PSIM itu tekankan kekuatan tim bukan individu.

  • Pelatih PSIM optimistis pemain pengganti siap unjuk kualitas.

Suara.com - Gelandang kunci PSIM Yogyakarta, Ze Valente, dipastikan tidak dapat merumput saat timnya bertandang ke markas Persija Jakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Pertandingan krusial pekan ke-14 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (28/11) pukul 19.00 WIB.

Ketidakhadiran pemain asal Portugal ini disebabkan oleh hukuman akumulasi empat kartu kuning yang telah ia dapatkan.

Kartu kuning terakhir diterima Ze Valente ketika PSIM meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pekan sebelumnya.

Melalui laman resmi PSIM, Ze Valente menyampaikan perasaan terberatnya karena tidak bisa berpartisipasi dalam duel penting ini.

“Sungguh berat dan sangat menjengkelkan rasanya tidak bisa tampil di pertandingan sepenting ini,” kata Ze.

Pemain yang telah tampil sebagai starter dalam 12 laga dan menyumbangkan tiga gol musim ini turut menyesalkan insiden kartu kuning terakhirnya.

Ia mengungkapkan dirinya sudah berupaya menghindari kartu, tetapi ada kondisi di lapangan yang berada di luar kendali pemain.

Meskipun demikian, pemain bernomor punggung 10 ini meminta rekan-rekan setimnya untuk tidak terpengaruh dengan absennya satu pemain.

Baca Juga: Ze Valente Jengkel Tak Bisa Perkuat PSIM Yogyakarta Lawan Persija Jakarta

Ze Valente menegaskan bahwa kekuatan sesungguhnya dari skuad Laskar Mataram terletak pada permainan kolektif yang solid.

Pemain berusia 31 tahun itu meredam anggapan bahwa dirinya adalah sosok yang paling istimewa atau paling penting di dalam tim.

Ia percaya bahwa seluruh anggota tim memiliki peranan yang unik dan sama pentingnya untuk mencapai kemenangan.

“Kunci utama kita adalah tim. Saya bukan sosok yang istimewa, begitu juga pemain lain. Kita semua memiliki peran unik yang sama pentingnya, meskipun terkadang ada pemain yang memberikan pengaruh lebih besar di momen tertentu,” tutur Ze Valente.

Ze Valente memberikan keyakinan kepada rekan-rekannya bahwa pemahaman taktik dan keberanian eksekusi akan mampu mengejutkan tim lawan.

Ia menitipkan pesan agar para pemain dapat bermain tanpa beban dan tetap menjunjung tinggi semangat sportivitas di lapangan.

Pemain yang posisinya akan digantikan ini berharap siapa pun yang menggantikannya dapat mempersembahkan performa terbaiknya.

Ze Valente berujar bahwa semua pemain bersedia memberikan segalanya demi kesempatan untuk bermain di laga bergengsi seperti melawan Persija ini.

“Saya berharap semua bisa menikmati pertandingan. Sadari bahwa ini laga penting, namun tetaplah sebuah pertandingan sepak bola biasa. Mereka harus mengerti bahwa saya—seperti halnya pemain lain—rela memberikan segalanya demi bermain di laga seperti ini," kata Ze.

Sementara itu, Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menunjukkan ketenangan dan optimisme tinggi menjelang pertemuan dengan tim berjuluk Macan Kemayoran.

Pelatih berkebangsaan Belanda tersebut memandang absennya Ze Valente justru sebagai peluang emas yang harus dimanfaatkan pemain lain.

Menurut van Gastel, ini adalah momen tepat bagi para pemain pengganti untuk membuktikan kelayakan mereka mengenakan seragam kebanggaan PSIM.

Ia mengakui pentingnya peran Ze bagi tim, tetapi selalu mengingatkan pemain cadangan untuk siap sedia ketika waktu dan kebutuhan tim tiba.

“Dia (Ze) memang pemain penting bagi kami. Namun, seperti yang selalu saya katakan kepada para pemain pengganti: ketika tim membutuhkan dan waktunya tiba, kalian harus siap. Jadi, sekaranglah saatnya,” tegas sang pelatih.

Laga ini sangat vital bagi kedua kesebelasan mengingat mereka sama-sama bersaing di papan atas klasemen sementara liga.

Persija Jakarta saat ini menduduki peringkat kedua dengan raihan total 26 poin dari sejumlah pertandingan yang sudah dijalani.

Adapun PSIM Yogyakarta saat ini berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 22 poin.

Kemenangan dalam laga ini akan sangat menentukan posisi kedua tim dalam perburuan tiket menuju ke babak selanjutnya di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Load More