-
Laga Persija vs PSIM di SUGBK bertepatan HUT ke-97 Macan Kemayoran.
-
Persija bidik 6 kemenangan beruntun, PSIM adalah kuda hitam menakutkan.
-
Kedua tim kehilangan pilar kunci karena cedera dan panggilan tim nasional.
Di sisi seberang, PSIM Yogyakarta telah membuktikan diri sebagai tim yang patut diwaspadai di bawah racikan taktik pelatih Jean-Paul van Gastel.
Klub berjuluk Laskar Mataram ini menjelma menjadi kuda hitam yang menakutkan sepanjang musim ini.
Mereka berhasil menempati peringkat keempat di tabel klasemen dengan mengumpulkan 22 poin, juga dari 12 kali bertanding.
PSIM menunjukkan kelasnya dengan menumbangkan sejumlah tim elit BRI Super League.
Beberapa korban keganasan Laskar Mataram adalah Persebaya Surabaya (1-0), Malut United (2-0), Bali United (3-1), dan Dewa United (1-0).
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyambut antusias laga di perayaan ulang tahun lawan ini.
"Sekarang kami datang ke sini pada perayaan ulang tahun Persija. Jadi saya benar-benar menantikan pertandingan ini. Saya pikir Persija sangat matang, sangat kompetitif, bermain dengan baik, dengan skuad yang lebih besar dari sekadar sebelas pemain," ucapnya.
Namun, PSIM juga datang ke Jakarta dalam kondisi tidak ideal karena kehilangan beberapa pemain kunci.
Gelandang asing Ze Valente termasuk salah satu pilar utama yang dipastikan absen.
Baca Juga: Beban Ultah, Persija Jakarta Bakal Mati-matian Kalahkan PSIM Yogyakarta
Selain itu, penjaga gawang Cahya Supriadi dan Raka Cahyana juga berpotensi absen karena dipanggil Timnas Indonesia U-22.
Meski demikian, Van Gastel menegaskan bahwa timnya akan tetap bermain sesuai identitas mereka.
"Jadi saya pikir bagi kami ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi yang penting bagi kami adalah menjadi diri, bermain dengan cara yang kami inginkan, melanjutkan apa yang sudah kami lakukan, dan kita lihat saja hasilnya di akhir pertandingan," ucapnya.
Persija kemungkinan besar akan mengandalkan formasi 4-3-3 pada laga ini.
Carlos Eduardo akan mengisi posisi penjaga gawang, dikawal kuartet bek yang terdiri dari Rio Fahmi, Thales Lira, Jordi Amat, dan Alan Cardoso.
Lini tengah diperkirakan diisi oleh Van Basty Souza dan Fabio Calonego, sementara lini serang akan dihidupkan oleh Allano Lima, Witan Sulaeman, Maxwell Souza, dan Eksel Runtukahu di posisi striker.
Di bangku pelatih, Mauricio Souza akan memimpin strategi Macan Kemayoran.
Sementara itu, PSIM Yogyakarta diprediksi akan menggunakan skema 4-2-3-1.
Harlan Suardi diperkirakan berdiri di bawah mistar gawang Laskar Mataram.
Lini pertahanan akan diperkuat oleh Rio Hardiawan, Franco Gaston Ramos Mingo, Yusaku Yamadera, dan Reva Adi Utama.
Rakhmatsho Rakhmatzoda dan Savio Sheva akan bertugas sebagai gelandang bertahan, mendukung trio Ezequiel Vidal, Fahreza Sudin, dan Anton Fase.
Nermin Haljeta akan menjadi ujung tombak utama tim tamu yang dipimpin oleh Pelatih Jean-Paul van Gastel.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji