-
Timur Kapadze resmi menjadi pelatih kepala Navbahor FK.
-
Kapadze eks pelatih Uzbekistan U-23 di Olimpiade 2024.
-
Penunjukan ini mengakhiri spekulasi calon pelatih Garuda.
Suara.com - Spekulasi mengenai masa depan Timur Kapadze, nama yang sempat hangat disebut-sebut sebagai kandidat juru taktik Timnas Indonesia, kini telah usai.
Kepastian terbaru mengonfirmasi bahwa Kapadze telah resmi menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala untuk klub Liga Uzbekistan, Navbahor FK, pada hari Senin (1/12).
Pengumuman ini disampaikan secara langsung oleh manajemen klub melalui saluran komunikasi resmi mereka, termasuk situs web dan akun Instagram.
Navbahor FK mengumumkan secara resmi penunjukan Kapadze sebagai komandan baru di kursi pelatih kepala tim utama mereka.
Pernyataan resmi klub menyatakan bahwa pelatih berpengalaman tersebut telah menyelesaikan seluruh diskusi dengan manajemen.
Kesepakatan penuh telah tercapai mengenai visi, rencana, dan target yang ingin dicapai tim di masa mendatang.
Kedua belah pihak, Navbahor dan Kapadze, telah secara resmi membubuhkan tanda tangan pada perjanjian kontrak kerja sama.
Klub mengakui Kapadze sebagai salah satu figur yang paling disegani dan berprestasi dalam kancah sepak bola Uzbekistan.
Rekam jejak kepelatihannya meliputi kesuksesan memimpin berbagai jenjang tim, mulai dari level usia muda hingga skuad senior tim nasional.
Baca Juga: PSSI Kalah Cepat, Timur Kapadze Dipastikan Batal Latih Timnas Indonesia
Navbahor secara khusus menyoroti keberhasilannya membawa tim-tim tersebut meraih pencapaian signifikan di tingkat kompetisi internasional.
"Klub sepak bola Navbahor hari ini secara resmi memperkenalkan Timur Kapadze sebagai pelatih kepala yang baru," demikian pernyataan resmi dari pihak klub.
"Pelatih berpengalaman tersebut telah membahas seluruh hal terkait bersama manajemen klub dan mencapai kesepakatan penuh mengenai rencana serta target tim ke depan. Kedua pihak telah menandatangani kontrak."
Manajemen Navbahor menyampaikan keyakinan penuh terhadap Kapadze untuk memimpin tim.
Mereka percaya bahwa pengalaman yang dimiliki, pandangan profesional, dan pendekatan taktis modern Kapadze akan krusial dalam merealisasikan ambisi klub yang telah ditetapkan.
"Sepanjang karier kepelatihannya, ia telah memimpin berbagai tim dari level usia muda hingga tim nasional senior dengan sukses. Di bawah arahannya, tim-tim tersebut meraih hasil besar di kancah internasional," ungkap Navbahor, memuji kiprah sang pelatih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
PSSI Respons Rumor Play-Off Tambahan Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Jadi Peserta?
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Derbi Merseyside Hingga Man City vs Arsenal
-
MU Waspadai Efek Kejut Persebaya Surabaya Usai Dibantai Persija Jakarta
-
Dean Zandbergen Menggila di Belanda, Calon Striker Timnas Indonesia Panen Penghargaan
-
Waspadai Dewa United, Eliano Reijnders Soroti Ivar Jenner
-
Topskor Persib Bandung Siap Comeback saat Hadapi Bali United
-
Krisis Pemain Jelang Derbi Suramadu, Persebaya Surabaya Siapkan Kejutan Taktik
-
Harus Penuhi Syarat Rumit, Timnas Indonesia Diambang Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026
-
Eduardo Camavinga Beri Pengakuan Dosa Usai Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions
-
PSSI Stop Naturalisasi, Bagaimana Nasib Luke Vickery?