- Timnas Indonesia U-22 memanggil lima pemain diaspora untuk SEA Games, memecahkan rekor demi mempertahankan medali emas.
- Kelima pemain keturunan tersebut meliputi bek tengah, gelandang, dan tiga penyerang potensial dari Eropa.
- Skuad Garuda Muda akan mengawali perjuangan di Grup C SEA Games melawan Myanmar dan Filipina.
Suara.com - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Timnas Indonesia U-22 akan bertarung di ajang SEA Games dengan kekuatan masif dari para pemain keturunan.
Pelatih Indra Sjafri telah memanggil lima talenta diaspora untuk menjadi tulang punggung tim dalam misi mempertahankan medali emas di Thailand.
Jumlah ini merupakan sebuah rekor, mematahkan tradisi sebelumnya yang paling banyak hanya mengandalkan satu pemain keturunan.
Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan dimensi baru dan meningkatkan kualitas skuad Garuda Muda secara signifikan. Siapa sajakah mereka?
1. Dion Markx
Berposisi sebagai bek tengah, Markx diharapkan menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan.
Pengalamannya menimba ilmu di akademi top Belanda, NEC Nijmegen, menjadi modal berharga untuk mengawal lini belakang dari gempuran lawan.
2. Ivar Jenner
Sang jenderal lapangan tengah. Ivar Jenner sudah membuktikan kualitasnya di berbagai level timnas.
Visi bermain, ketenangan, dan akurasi umpannya akan menjadi kunci dalam mengatur ritme permainan dan mengalirkan bola ke lini depan.
3. Mauro Zijlstra
Ujung tombak yang haus gol. Zijlstra datang dengan reputasi sebagai penyerang potensial di Liga Belanda.
Baca Juga: Resmi! Ini Pelatih Timnas Indonesia
Kehadirannya diharapkan dapat menjadi solusi atas tumpulnya lini depan dan menjadi mesin gol utama tim di turnamen ini.
4. Jens Raven
Satu lagi amunisi di lini serang. Jens Raven dikenal sebagai penyerang dengan postur ideal dan kemampuan duel udara yang mumpuni.
Ia bisa menjadi opsi pemecah kebuntuan atau sebagai tandem yang mematikan bagi Zijlstra.
5. Rafael Struick
Meski kini bermain di liga domestik, Struick adalah produk asli sepak bola Belanda.
Pengalamannya yang sudah cukup matang di timnas senior membuatnya menjadi salah satu pemain paling diandalkan.
Kecepatan dan kemampuannya menyisir sisi sayap akan menjadi senjata berbahaya bagi pertahanan lawan.
Berita Terkait
-
Media Vietnam Mulai Was-was, Soroti Pemain Keturunan Timnas Indonesia U-22 Jelang SEA Games 2025
-
Siapa Ayah Lyfe Oldenstam? Sosok Hebat di Balik Kemampuan Bintang Muda Como
-
Statistik Miliano Jonathans, Cuma Main 28 Menit Gagal Bawa FC Utrecht Menang
-
Foto dengan Jay Idzes, Pemain Keturunan Indonesia: Saya Terbuka di Masa Depan
-
Malaysia Terancam Kehilangan Striker Kelahiran Skotlandia di SEA Games 2025
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
2 Kandidat Pengganti Iran Andai Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Skema Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Buntut Serangan AS-Israel
-
Mentalitas Baja Kevin Diks: Kritik Tim, Main Sangar, dan Cetak Gol Kemenangan Jelang FIFA Series
-
Terlibat Perang dengan AS, Iran Kepikiran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Persija Jakarta Siap Tempur Lawan Borneo FC Demi Mimpi Juara Usai Dramatis Tekuk Malut United
-
Cristiano Ronaldo Kena Dampak Serangan AS-Israel ke Iran, ACL Ditunda
-
Bojan Hodak Sebut Duel Kontra Persebaya Surabaya Tak Akan Mudah
-
Persib Bandung Hadapi Persebaya di GBT, Barba: Kami Datang untuk Mendapatkan Tiga Poin
-
Persib Bandung Pernah Kalah Telak di GBT, Ini Kata Bojan Hodak
-
Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi