-
Nicola senang Cremonese hadapi Bologna usai tiga kekalahan.
-
Bologna kuat di kandang; Nicola siapkan taktik kecepatan baru.
-
Kemenangan bisa samai poin Sassuolo di peringkat kesepuluh.
"Kuncinya adalah kesepahaman kalau kita selalu bermain dengan energi dan antusiasme,karena kami harus membangun segalanya. Pertandingan ini bakal membuat kami bermain dengan level kecepatan yang berbeda," ujar Nicola.
Pengakuan bahwa mereka akan bermain dengan level kecepatan berbeda mengindikasikan bahwa Cremonese harus beradaptasi secara dinamis selama 90 menit.
Pelatih berkebangsaan Italia ini juga menyerukan agar timnya tetap merendah meskipun sudah berulang kali bertemu tim elite.
"Kami sudah menghadapi tim-tim top dalam beberapa waktu terakhir, lebih dari itu, kami harus tetap rendah diri dan mencoba bermain dengan cara kami melawan siapa pun," katanya.
Pesan ini bertujuan untuk menjaga fokus dan identitas bermain Cremonese, terlepas dari kualitas lawan yang dihadapi.
Saat ini, Cremonese tertahan di peringkat ke-12 dengan total koleksi 14 poin.
Kemenangan atas Bologna akan menjadi capaian monumental yang memungkinkan Audero dan rekan-rekannya menyamai perolehan poin Sassuolo, yang berada di peringkat ke-10.
Poin 17 akan sangat berarti dalam upaya merangkak naik di papan tengah klasemen sementara.
Sebaliknya, hasil kekalahan tidak akan mengubah posisi mereka saat ini, tetap di peringkat 12, karena Torino yang berada di urutan ke-13 memiliki poin yang sama, yaitu 14, dengan selisih gol yang lebih buruk.
Baca Juga: Juventus Was-was, Dusan Vlahovic Dipastikan Absen Hingga Akhir Tahun
Oleh karena itu, target minimal untuk tetap menjaga jarak dengan tim di bawah adalah mengamankan satu poin dari kandang Bologna yang dikenal angker.
Laga ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang pembuktian mental dan kemampuan Cremonese untuk bangkit dari keterpurukan.
Tim harus menunjukkan bahwa mereka telah mengambil pelajaran berharga dari tiga kekalahan sebelumnya dan siap bersaing.
Pertarungan melawan Bologna akan menjadi ujian sesungguhnya bagi implementasi taktik baru yang telah dilatih.
Nicola sangat berharap semangat juang dan kesatuan tim dapat membawa hasil positif dari lawatan sulit ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar
-
Sosok 'Pemain Super' Piala Dunia Berdasarkan Statistik: Sundulan Klose, Visi Modric, Skill Messi
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
-
Kontrak Francisco Rivera Diperpanjang Persebaya, Bernardo Tavares Beberkan Catatan Evaluasi
-
FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
-
Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!
-
Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy Belum Gabung Timnas Indonesia Jelang vs Oman dan Mozambik