-
Shin Tae-yong dituding melakukan kekerasan saat melatih Ulsan HD.
-
Suporter Ulsan HD sangat kecewa atas sikap bungkam manajemen klub.
-
Shin Tae-yong membantah keras tuduhan kekerasan yang dialamatkan padanya.
Kelompok suporter menekankan bahwa sikap diam klub sama dengan melarikan diri dari permasalahan yang ada.
Mereka mendesak klub untuk segera angkat bicara jika memang benar-benar peduli terhadap kesejahteraan para pemainnya.
“Bungkam adalah bentuk pelarian. Jika klub benar memperhatikan pemain, mereka harus buka suara sekarang juga. Tak hanya individu, ini soal budaya dan etika klub,” lanjut pernyataan tegas dari pihak suporter Ulsan HD.
Saat memberikan klarifikasi kepada publik, Shin Tae-yong sendiri menolak keras semua tuduhan terkait tindak kekerasan, baik secara fisik maupun verbal.
Mantan pelatih Timnas Indonesia ini bersikeras bahwa dirinya tidak akan melanjutkan karier kepelatihan jika tuduhan tersebut terbukti benar.
“Kalau benar saya melakukan itu, saya tidak akan melatih lagi,” tegasnya dalam klarifikasi yang dikutip dari media setempat.
Kejadian ini tidak hanya menyoroti integritas Shin Tae-yong, tetapi juga mempertanyakan transparansi dan tanggung jawab etika yang dipegang oleh manajemen Ulsan HD di mata publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus