-
AC Milan dan Inter Milan memburu Jay Idzes bek Sassuolo.
-
Idzes diminati karena usia muda, fleksibel taktik, dan gaji rendah.
-
Sassuolo memagari Idzes dengan kontrak panjang sampai 2029.
Setelah gagal menyelamatkan Venezia dari jeratan degradasi, Sassuolo menebus Idzes dengan harga transfer senilai 8 juta euro atau sekitar Rp151 miliar.
Meskipun baru pindah, Idzes langsung menjadi pilihan utama di lini belakang Sassuolo dan menampilkan performa yang stabil sepanjang musim ini.
Sassuolo saat ini berada di peringkat ke-10 klasemen sementara Liga Italia, mengumpulkan 17 poin dari 13 pertandingan yang sudah dijalani.
Pemain kelahiran Mierlo ini juga menikmati kenaikan gaji yang luar biasa usai kepindahannya ke Sassuolo.
Idzes dilaporkan menerima gaji tahunan sebesar 1,1 juta euro (Rp20,9 miliar), yang mana jauh lebih tinggi dari gajinya saat di Venezia.
Media Italia, Tuttomercato, melaporkan Jay Idzes menerima gaji 1,1 juta euro (Rp20,9 miliar) permusim di Sassuolo.
Angka ini lebih dari tiga kali lipat dibanding gajinya di Venezia yang hanya 300 ribu euro per musim, mencerminkan kualitasnya yang diakui.
Inter Milan Belum Menyerah, Incar Paket Duet Bek Sassuolo
Selain AC Milan, rival sekota, Inter Milan, juga menunjukkan minat yang tidak kalah serius terhadap Jay Idzes.
Baca Juga: Geger Isu Patrick Kluivert Dipecat Karena Warna Kulit?
Nerazzurri awalnya mengincar Idzes sebagai opsi pengganti jangka panjang untuk dua bek senior mereka, Stefan de Vrij dan Francesco Acerbi.
Kedua bek veteran Inter tersebut sudah berada di usia senja karir, sehingga klub mulai mencari penerus yang menjanjikan hingga satu dekade ke depan.
Menurut jurnalis Italia, Pasquale Guarro, Inter Milan kini berencana merekrut Idzes bersama dengan rekan satu timnya di Sassuolo, Tarek Muharemovic.
Duet Idzes dan Muharemovic, yang sama-sama berusia sekitar 25 tahun, dianggap sebagai solusi ideal untuk memperkuat pertahanan Inter dalam jangka waktu panjang.
Kualitas Jay Idzes tidak perlu diragukan, ia hampir selalu menjadi starter dalam skema tiga bek pelatih Sassuolo, Eusebio Di Francesco.
Inter Milan diketahui sudah mengincar Idzes sejak ia masih berseragam Venezia, namun saat itu keseriusan mereka tidak berujung transfer.
Keuntungan Finansial Transfer Idzes bagi Klub Peminat
Potensi transfer Jay Idzes tidak hanya menguntungkan dari segi kualitas teknis di lapangan, tetapi juga dari aspek finansial.
Meskipun gajinya sudah melonjak drastis, gaji Idzes masih tergolong tidak terlalu tinggi bagi standar klub sebesar Inter Milan.
Faktor gaji yang relatif 'murah' ini menjadikan kapten Timnas Indonesia tersebut semakin menarik bagi klub-klub peminat.
Tercatat, Jay Idzes total tampil dalam 36 pertandingan bersama Venezia musim lalu.
Performa solidnya di Venezia, bahkan sempat menyandang status kapten, tidak cukup menyelamatkan tim dari degradasi ke Serie B.
Kepastian mengenai keseriusan Inter Milan dan AC Milan dalam mendatangkan Idzes baru akan terlihat jelas saat jendela transfer musim dingin atau musim panas dibuka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan
-
Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300
-
Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara
-
Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita
-
KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat
-
Pelajaran Sunyi dari Seorang Kakek dan Bukunya di Padatnya KRL Manggarai
-
Istana Ungkap Alasan Kursi Gibran Digeser ke Jajaran Menteri Saat Sidang Kabinet
-
Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan
-
Bomber Kaki Kidal 44 Gol yang Dinaturalisasi Vietnam Ancaman Serius buat Timnas Indonesia
-
Rudal Iran Terbukti Lebih Canggih dari Pertahanan Militer Amerika, Ini Buktinya