- Manajer Liverpool, Arne Slot, mengakui aura angker Anfield memudar setelah imbang 1-1 kontra Sunderland.
- Hasil imbang tersebut menahan Liverpool di posisi kedelapan klasemen sementara Premier League saat ini.
- Slot menyatakan lawan kini lebih percaya diri karena performa Liverpool sebelumnya kurang meyakinkan.
Suara.com - Manajer Liverpool, Arne Slot, membuat pengakuan jujur dan menyakitkan setelah timnya kembali kehilangan poin di Anfield. The Reds hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Sunderland, Kamis (4/12) dinihari WIB.
Hasil itu membuat Liverpool tertahan di posisi kedelapan klasemen Premier League.
Meski terhindar dari kekalahan ke-10 dalam 14 laga terakhir, performa kandang mereka tetap mengkhawatirkan, hanya dua kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir di Anfield.
Pelatih asal Belanda itu tidak menampik bahwa aura angker Stadion Anfield mulai memudar, lawan yang datang cukup percaya diri bisa mencuri poin dari Liverpool.
“Bukan soal Anfield-nya, tapi jelas bahwa tim-tim yang menghadapi kami sekarang merasa bisa mendapatkan hasil,” kata Slot dilansir dari Liverpool Echo.
Menurutnya, bahkan kemenangan Liverpool di awal musim pun tidak cukup meyakinkan, sehingga menambah kepercayaan diri lawan bahwa The Reds sedang rapuh.
“Bahkan saat kami menang, itu bukan kemenangan yang mudah. Itu memberi keyakinan bagi tim lain bahwa mereka bisa dapat sesuatu melawan kami.”
Slot juga mengakui bahwa Sunderland adalah tim yang sulit dibobol. The Black Cats hanya kebobolan lebih dari satu gol dalam empat dari 14 pertandingan terakhir mereka.
“Mereka tim yang sangat sulit dijebol. Mereka bisa menekan dengan agresif atau bertahan dengan 11 pemain. Karena itu menciptakan peluang melawan mereka tidak mudah,” jelasnya.
Baca Juga: Pelatih Arne Slot Bongkar Fakta Tak Enak Menepikan Mohamed Salah
Liverpool tertinggal lebih dahulu lewat gol Chemsdine Talbi pada menit ke-67. Di menit akhir babak kedua, Liverpool bisa menyamakan kedudukan.
Sepakan dari Florian Wirtz membentur pemain Sunderland, Nordi Mukiele dan tercatat sebagai gol bunuh diri.
Slot tidak terlalu senang dengan gol bunuh diri tersebut dan mengakui anak asuhnya kesulitan untuk merobek gawang lwaan.
“Kami sedikit beruntung dengan gol penyeimbang itu karena juga terjadi setelah defleksi,” ujar Slot.
Ia menambahkan bahwa tembakan jarak jauh tidak bisa disebut peluang besar.
“Tembakan dari jarak 20 yard bukanlah peluang besar. Itu kesempatan, tapi bukan peluang serius.”
Berita Terkait
-
Hasil Lengkap Liga Inggris Pekan ke-14 Hingga Klasemen Premier League
-
Kata-kata Erling Haaland Cetak 100 Gol untuk Manchester City
-
Leeds United Bantai Chelsea 3-1: Bijol, Tanaka, dan Calvert-Lewin Gagalkan Misi Poin Penuh The Blues
-
Arsenal Kalahkan Brentford 2-0, Nyaman Pimpin Klasemen Liga Inggris, Jauhi Man City
-
Gol Bunuh Diri Selamatkan Liverpool dari Kekalahan Memalukan Lawan Sunderland di Anfield
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Jatuh Tertimpa Tangga! Kalah dari Getafe, 3 Pemain Real Madrid Dijatuhi Sanksi Berat
-
Pelatih Brighton Tuding Arsenal Lakukan Cara Haram untuk Raih Kemenangan
-
Gennaro Gattuso Dianggap Juru Selamat untuk Italia Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Mees Hilgers Sudah Bisa Lari Lagi, Siap Bela Timnas Indonesia?
-
Cerita Istri Paulo Dybala Kontraksi di Tengah Laga Roma vs Juventus, Anak Pertama Lahir di Klinik
-
Masih Impresif di Usia 40 Tahun, Luka Modric Bikin Kaka Terkagum-kagum
-
Terjebak di UEA, Rekan Thom Haye Teriak Minta Tolong: Kami Punya Bayi, Keluarkan Kami dari Sini
-
Dewa United Tertinggal dari Manila Digger, Rafael Struick Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
Pierluigi Collina Samakan VAR dengan Pernikahan: Awalnya Cinta Mati Lalu Ribut Kecil
-
Teka Teki Pelatih Real Madrid Musim Depan Ada Titik Terang, Eks Chelsea Jadi Kandidat Terkuat