- Thailand dan panitia dinilai belum siap menggelar SEA Games 2025 meskipun beberapa cabang dimulai lebih awal.
- Laga pembuka sepak bola putra pada 3 Desember 2025 diwarnai kegagalan pemutaran lagu kebangsaan kedua tim.
- Kekacauan juga terjadi akibat kerusakan lampu Stadion Rajamangala yang memerlukan peminjaman dari lokasi yang sangat jauh.
Suara.com - Thailand dan panitia penyelenggara SEA Games 2025 (THASOC) menampilkan sorotan tajam karena dinilai belum siap menggelar pesta olahraga terbesar Asia Tenggara ke-33, yang secara resmi berlangsung pada 9-20 Desember 2025.
Meski demikian, beberapa cabang olahraga (cabor) telah dimulai lebih awal, salah satunya sepak bola putra yang membutuhkan jadwal padat.
Hari pertama sepak bola putra SEA Games 2025 digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada Rabu (3/12/2025), dengan matchday pertama Grup A dan Grup B.
Pada pukul 16.00 WIB, Vietnam menang tipis 2-1 atas Laos di Grup B. Sementara itu, pukul 19.00 WIB, Thailand menang tipis 2-1 atas Laos dengan skor telak 6-1 di Grup A.
Namun, media Thailand, Thairath, melaporkan sejumlah kekacauan yang mewarnai laga pembuka.
Salah satunya terkait lagu kebangsaan kedua tim yang tidak diputar sebelum pertandingan, memaksa para pemain menyanyikannya secara akapela di tengah lapangan.
"SEA Games 2025 kembali kekacauan di laga pembuka! Lagu kebangsaan Vietnam dan Laos tidak muncul, memaksa para pemain menyanyikannya langsung di tengah lapangan," tulis Thairath.
Selain itu, gangguan teknis disebut-sebut terjadi pada sistem audio, sehingga pemutaran lagu kebangsaan Vietnam dan Laos sama sekali gagal.
“Akibatnya, para pemain kedua tim berdiri dan menyanyikan lagu persahabatan masing-masing secara langsung di tengah lapangan, membuat para penonton di stadion terkejut,” jelas laporan itu.
Baca Juga: Absennya Marselino Ferdinan di SEA Games Jadi Sorotan Tajam Media Vietnam
Kekacauan lain muncul dari kondisi lampu Stadion Rajamangala.
Meski mereset stadion menghabiskan anggaran sebesar 125 juta baht (sekitar Rp64,9 miliar), sejumlah lampu tidak berfungsi.
Suradech Aphaiwong, jurnalis TNN, mengungkapkan bahwa banyak lampu stadion mengalami kerusakan, sehingga lampu pengganti harus didatangkan dari 80th Birthday Stadium di Nakhon Ratchasima, yang jaraknya sekitar 260-270 km dari Bangkok.
"Hari pertama SEA Games langsung dibuat was-was. Sepak bola mau mulai hari ini, tapi banyak pembicaraan lampu stadion Rajamangala yang putus. Tidak ada stok pengganti, harus buru-buru ke Korat untuk meminjam lampu dari Stadion 80 Tahun," tulis Suradech.
Parahnya, anggaran yang direkomendasi besar tersebut ternyata tidak termasuk perbaikan lampu stadion.
Dana 125 juta baht lebih dikhususkan untuk perbaikan struktur, toilet, sistem kelistrikan, CCTV, hingga tiang lampu, tetapi tidak untuk mengganti lampu yang rusak.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius soal kesiapan panitia dalam menghadapi SEA Games 2025, terutama untuk cabor dengan jadwal padat seperti sepak bola putra.
Berita Terkait
-
Absennya Marselino Ferdinan di SEA Games Jadi Sorotan Tajam Media Vietnam
-
Herry IP Tak Gentar Indonesia Turunkan Sabar/Reza di Ganda Putra SEA Games 2025
-
Cedera Hamstring, 3 Pemain yang Berpotensi Gantikan Marselino Ferdinan di SEA Games 2025
-
3 Pemain Timnas Putri Indonesia yang Diprediksi Bersinar di SEA Games 2025
-
Target Ambisius, Pelti Targetkan Raih Lima Medali Emas pada SEA Games 2025
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Teach You a Lesson: Drama Aksi Sekolah dengan Kritik Pedas Sistem Pendidikan
-
Kursi Prioritas Bukan Hadiah, Stasiun Cikoko Bukti Integrasi Itu Mungkin
-
Aspal Jalan Kebon Sirih Terus Rusak, DKI Akhirnya Ganti dengan Beton
-
Usai OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Resmi Ditahan KPK
-
3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing
-
Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo
-
Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya
-
4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat
-
Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata
-
Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur