- Dua pemain, Mikael Alfredo dan Kakang Rudianto, menjadi korban serangan rasial di Instagram usai laga Persebaya kontra Persib.
- Manajemen Persib Bandung pada Kamis (5/3/2026) menegaskan menolak diskriminasi dan mendukung kedua pemain muda tersebut.
- Laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 antara Persebaya versus Persib berakhir dengan skor imbang 2-2.
Suara.com - Dua pemain menjadi korban serangan rasial oknum suporter usai pertandingan Persebaya Surabaya vs Persib Bandung di pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026.
Kedua pemain tersebut yakni bek Persebaya Surabaya, Mikael Alfredo dan Persib Bandung, Kakang Rudianto.
Mikael Alfredo Tata dan Kakang Rudianto mendapat banyak komentar dan hujatan rasial di kolom komentar akun Instagram miliknya.
Terkait kasus tersebut, Manajemen Persib Bandung buka suara dan menegaskan menolak segala bentuk menolak segala bentuk diskriminasi di sepakbola.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengatakan sepakbola selalu menjadi ruang yang mempertemukan banyak perbedaan.
Di dalamnya ada keberagaman latar belakang, budaya, bahasa, dan identitas yang justru membuat olahraga ini hidup dan dicintai oleh jutaan orang.
"Karena itu, tidak ada ruang sedikit pun bagi praktik rasisme di dalam sepakbola," tegas Adhitia dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).
Manajemen Persib menaruh perhatian serius terhadap serangan bernuansa rasis yang diarahkan kepada dua pemain muda Indonesia, Mikael Alfredo Tata dan Kakang Rudianto, melalui media sosial setelah pertandingan, 2 Maret 2026 lalu.
"Sepakbola seharusnya menjadi ruang untuk saling menghargai, bukan tempat untuk menyebarkan kebencian," ungkapnya.
Baca Juga: Marc Klok: Fokus Pertandingan Selanjutnya!
"Kritik terhadap permainan adalah bagian dari dinamika olahraga, namun serangan yang menyentuh identitas ras atau latar belakang seseorang jelas melampaui batas yang dapat diterima," jelasnya.
Adhitia menegaskan bahwa Persib berdiri bersama Kakang Rudianto dan juga memberikan dukungan moral kepada Mikael Alfredo Tata.
Kedua pemain tersebut menurut Adhitia merupakan bagian dari generasi muda sepakbola Indonesia yang sedang berkembang dan mereka berhak mendapatkan lingkungan yang sehat, aman, serta penuh respek untuk terus bertumbuh.
Manajemen Persib meyakini jika mayoritas suporter di Indonesia sudah dewasa dan bisa bersikap sportif.
"Kami juga percaya bahwa mayoritas suporter, baik Bobotoh maupun Bonek, memiliki semangat yang sama: mencintai sepakbola dengan cara yang bermartabat," katanya.
"Karena itu kami mengajak semua pihak untuk tidak terpancing oleh tindakan segelintir oknum yang justru dapat merusak nilai persaudaraan antar pecinta sepakbola," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Marc Klok: Fokus Pertandingan Selanjutnya!
-
Beckham Putra Jaga Pola Makan selama Ramadan, Hindari Gorengan
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
Usai Lawan Persebaya, Umuh Muchtar Minta Big Match BRI Super League Dipimpin Wasit Asing
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Timnas Iran Habis Jatuh Tertimpa Tangga, Opsi Mundur di Piala Dunia 2026 Bikin Rugi Berlapis
-
Rivaldo Pakpahan Bungkam JIS, Tahan Persija 2-2 lalu Kirim Pesan Menyentuh untuk The Jakmania
-
Michael Carrick Beri Kode Keras Manchester United Segera Berburu Winger Kiri Baru
-
Joe Hart Ungkap Makna Tato Hitam Pekat yang Jadi Baju Zirahnya
-
Ricky Kambuaya Percaya Diri Hadapi Manila Digger, Yakin Dewa United Bisa Menang di Filipina
-
Ricky Kambuaya Tak Gentar Lapangan Sintetis, Dewa United Optimis Lawan Manila Digger FC
-
Pelatih Semen Padang FC Dejan Antonic Dipecat Usai Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta
-
Siapa Riono Asnan? Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya Meninggal Dunia Hari Ini
-
Niat Pulihkan Cedera di Dubai, Bek Newcastle United Malah Terjebak Konflik Iran-AS
-
Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya, Riono Asnan Meninggal Dunia