-
Timnas U-22 diprediksi pakai formasi 4-2-3-1 andalan Indra Sjafri di SEA Games.
-
Empat pemain abroad termasuk Zijlstra dan Jenner menjadi pilar kunci starting eleven.
-
Mauro Zijlstra berpotensi besar menjadi top skor berkat performa dan insting golnya.
Suara.com - Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia U-22. Timnas Indonesia U-22 membawa skuad berkekuatan 23 pemain untuk menghadapi tantangan di kompetisi SEA Games 2025 mendatang.
Dari total daftar pemain yang didaftarkan, empat di antaranya merupakan talenta yang saat ini tengah meniti karier di luar negeri atau berstatus sebagai pesepakbola abroad.
Keempat pemain penting yang berkarier di Eropa tersebut meliputi Ivar Jenner (Jong Utrecht), Marselino Ferdinan (AS Trencin), Dion Markx (Top Oss), dan penyerang Mauro Zijlstra (FC Volendam).
Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, sangat diyakini akan mengandalkan pakem taktik favoritnya, yaitu skema formasi 4-2-3-1, untuk mengarungi turnamen.
Dalam susunan taktik 4-2-3-1 ini, Indra Sjafri diperkirakan akan menempatkan empat pemain berdarah keturunan Indonesia sebagai pilar utama di berbagai lini lapangan.
Empat pemain keturunan yang diproyeksikan menjadi starter inti adalah Rafael Struick, Ivar Jenner, Dion Markx, dan ujung tombak tim, Mauro Zijlstra.
Lalu, siapakah nama-nama yang diprediksi akan menjadi starting eleven andalan pelatih untuk laga-laga krusial di Grup C?
Posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Cahya Supriadi yang dinilai memiliki kemampuan dan pengalaman untuk mengawal gawang Garuda Muda.
Di barisan empat bek sejajar, kuartet yang diprediksi mengisi adalah Raka Cahyana di sektor bek kanan, Dion Markx di bek tengah, Muhammad Ferarri sebagai rekan duet di jantung pertahanan, dan Dony Tri Pamungkas di sisi kiri pertahanan.
Baca Juga: Kesan Pertama Tim Bulu Tangkis Indonesia usai Jajal Lapangan SEA Games 2025
Duet lini tengah atau double pivot diyakini akan menjadi milik Ivar Jenner dan Rivaldo Pakpahan yang bertugas sebagai penyeimbang serta pengatur tempo permainan tim.
Peran strategis Jenner sangat krusial dalam mengalirkan bola dari belakang ke depan, sementara Pakpahan akan memegang kendali dalam perebutan bola di lini tengah.
Kombinasi antara kekuatan fisik dan passing akurat dari kedua gelandang ini menjadi kunci utama keberhasilan transisi Timnas U-22.
Lini serang Timnas U-22 diprediksi akan dihuni oleh kombinasi pemain muda yang memiliki kecepatan dan ketajaman tinggi.
Di sektor sayap kanan, Hokky Caraka akan menjadi pilihan utama, dengan Rafael Struick yang menempati posisi sayap kiri sebagai motor serangan.
Sementara itu, peran penting second striker akan diemban oleh Marselino Ferdinan, pemain yang dikenal memiliki kreativitas dan visi bermain di atas rata-rata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Jelang Persib vs PSBS Biak, Apa Itu?
-
Rekor Solomon vs Tim ASEAN, Timnas Indonesia Berpotensi Pesta Gol?
-
Sempat Didekati MU, Emiliano Martinez Kini Masuk Radar Inter Milan
-
Inter Milan Dipermalukan Arsenal, Kepemimpinan Wasit Joao Pinheiro Tuai Pujian
-
Cetak Brace ke Gawang AS Monaco, Mbappe Kini Sejajar dengan Cristiano Ronaldo
-
Federico Barba Dipastikan Bertahan di Persib Bandung
-
Gagal Bersinar di Arsenal, Cerita Brooklyn yang Terbebani dengan Label Anak David Beckham
-
Gareth Bale Bongkar Alasan Xabi Alonso Gagal di Real Madrid: Bukan Soal Taktik, tapi...
-
Bikin Arsenal Sejago Sekarang, Mikel Arteta Dapat Ilmu Taktik dari Mana?
-
Cetak Sejarah 140 Tahun, Arsenal Memang Favorit Juara Liga Champions Musim Ini