- Timnas U-22 menghadapi Filipina di laga perdana SEA Games 2025 tanpa Marselino Ferdinan karena cedera.
- Pelatih Indra Sjafri mengandalkan Dony Tri Pamungkas sebagai sumber serangan alternatif dari posisi bek kiri.
- Rafael Struick dan Ivar Jenner diharapkan menjadi tumpuan utama pengalaman dan kepemimpinan di lini serang dan tengah.
Suara.com - Langkah Timnas Indonesia U-22 untuk mempertahankan medali emas SEA Games 2025 langsung dihadapkan pada ujian berat.
Selain harus menghadapi Filipina yang sedang on fire di laga perdana Grup C, Senin (8/12/2025), skuad Garuda Muda juga dipastikan tampil tanpa salah satu motor serangan utamanya, Marselino Ferdinan yang harus menepi karena cedera.
Kehilangan Marselino jelas menjadi pukulan telak. Namun, di tengah krisis ini, pelatih Indra Sjafri masih memiliki tiga nama lain yang siap menjadi tumpuan dan pembeda di atas lapangan.
1. Dony Tri Pamungkas
Meskipun berposisi asli sebagai bek kiri, Dony Tri Pamungkas telah membuktikan dirinya sebagai salah satu senjata paling berbahaya di skuad ini.
Dalam empat laga uji coba terakhir, ia secara konsisten menjadi kreator serangan dari sisi sayap.
Bahkan saat para penyerang tumpul, ia muncul sebagai solusi dengan torehan dua golnya ke gawang India.
Kemampuannya dalam menusuk dan memberikan umpan silang akurat akan menjadi kunci untuk membongkar pertahanan Filipina.
2. Rafael Struick
Dengan 23 caps bersama timnas senior, Rafael Struick datang ke turnamen ini dengan status sebagai salah satu pemain paling berpengalaman.
Absennya Marselino secara otomatis akan memberinya tanggung jawab lebih besar di sektor sayap kiri. Kepercayaan dirinya pun sedang di puncak.
Baca Juga: Waduh Timnas Indonesia Dalam Kondisi Tak Aman Lawan Filipina di SEA Games 2025
Setelah membuka rekening golnya untuk Dewa United, ia juga sukses mencetak gol untuk Timnas Indonesia U-22 dalam laga uji coba melawan Mali, sebuah sinyal bahwa ia siap menjadi andalan di lini serang.
3. Ivar Jenner
Peran sebagai jenderal lapangan tengah dan pemimpin tim akan berada di pundak Ivar Jenner.
Gelandang FC Utrecht ini tidak hanya akan bertugas mengatur ritme permainan, tetapi juga menjadi kapten tim.
Pengalamannya yang matang di level timnas senior dan kompetisi Eropa diharapkan dapat membawa ketenangan dan menjadi pembeda di lini vital permainan Garuda Muda.
Kepemimpinannya akan sangat krusial dalam memandu tim melewati laga perdana yang selalu penuh tekanan.
Tag
Berita Terkait
-
Ivar Jenner Masuk Radar Venezia FC, Bisa Susul Jejak Jay Idzes
-
Usai Hajar Myanmar, Pelatih Filipina Kirim Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia U-22
-
Media Vetnam: Filipina Kuda Hitam, Timnas Indonesia Calon Juara SEA Games 2025
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia U-22 vs Filipina, Komposisi Gahar di Perdana SEA Games 2025
-
4 Pemain Keturunan Jadi Andalan Terakhir Timnas Indonesia di SEA Games 2025
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Cerita Legenda Liverpool Jatuh Miskin, Investasi Kopi Berujung Utang Rp30 Miliar
-
Persija Belum Tentu Mainkan Dua Pemain Asing Baru? Ini Kata Mauricio Souza
-
Kecintaan Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein kepada Sang Kakek yang Kelahiran Medan
-
Ribuan Fans Manchester United Siap Turun ke Jalan, Tuntut Sir Jim Ratcliffe Angkat Kaki
-
Marcel Desailly Peringatkan Chelsea, Cole Palmer Bisa Hengkang Jika Ambisi Tak Sejalan
-
Eks Bomber Chelsea Diego Costa Sindir Antonio Conte, Puji Setinggi Langit Jose Mourinho
-
Statistik Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein Pemain Keturunan Indonesia
-
Prancis Tolak Wacana Boikot Piala Dunia 2026, Sepak Bola Pemersatu Bukan Arena Konflik Politik
-
Mandul di Premier League, Anthony Gordon Pecahkan Rekor 23 Tahun Alan Shearer di Liga Champions
-
Gagal Dapatkan Manuel Ugarte, Ajax Alihkan Bidikan ke Gelandang Arsenal Christian Norgaard