-
Persib Bandung mengincar gelandang Timnas Indonesia Joey Pelupessy dari Lommel SK.
-
Dua skenario transfer tersedia: beli di Januari 2026 atau gratis pada Juni 2026.
-
Perekrutan Pelupessy krusial untuk Persib di BRI Super League dan Liga Champions Asia II.
Opsi transfer di bulan Januari ini adalah langkah strategis jika Persib membutuhkan peningkatan mutu skuad secara cepat untuk menghadapi paruh kedua musim.
Skenario kedua menawarkan solusi yang jauh lebih efisien dari segi anggaran: menunggu kontrak Pelupessy berakhir pada 30 Juni 2026.
Apabila menggunakan pendekatan ini, Persib berkesempatan untuk mendapatkan jasa Pelupessy tanpa mengeluarkan biaya transfer sepeser pun, alias gratis.
Strategi jangka panjang ini tentu memberikan keuntungan finansial yang besar, meskipun konsekuensinya Persib harus bersabar menunggu selama setengah musim kompetisi.
Kedua jalan yang tersedia ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, yang akan disesuaikan dengan prioritas dan kebutuhan mendesak tim.
Apabila Persib sangat ingin memperkuat pusat lapangan secepat mungkin, upaya pembelian pada bulan Januari adalah pilihan yang lebih tepat.
Namun, jika tim lebih memprioritaskan efisiensi anggaran di atas segalanya, menanti Pelupessy berstatus bebas transfer bisa menjadi manuver terbaik untuk klub.
Dengan adanya dua jalur akuisisi yang berbeda ini, peluang bagi Persib Bandung untuk mengamankan tanda tangan Joey Pelupessy tetap terbuka lebar menuju musim kompetisi mendatang.
Situasi terkini menunjukkan bahwa Persib sangat serius dalam upaya mengamankan jasa gelandang Timnas Indonesia tersebut, baik dengan skema cepat maupun skema hemat.
Baca Juga: AC Milan Serius Incar Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Kontak dengan Agen Telah Terjalin
Keputusan akhir mengenai waktu dan metode transfer akan bergantung pada evaluasi tim pelatih dan ketersediaan anggaran klub.
Prospek kehadiran Pelupessy diyakini mampu membawa Persib mencapai target tinggi, khususnya di level Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI