- Pemain Malaysia, Mohammad Haykal, berjanji timnya mengincar kemenangan versus Vietnam di Grup B SEA Games 2025.
- Pertandingan krusial tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Rajamangala pada hari Kamis, 11 Desember 2025.
- Malaysia berencana mengandalkan kecepatan permainan cepat untuk mengatasi kekurangan kekuatan fisik mereka.
Suara.com - Di tengah spekulasi panas mengenai potensi main mata yang bisa mengubur mimpi Timnas Indonesia U-22, sebuah janji lantang datang dari kubu Malaysia melalui pemain mereka, Mohammad Haykal Danish Mohd Haizon.
Mohammad Haykal menegaskan bahwa skuad Harimau Muda Malaya tidak akan bermain aman dan hanya mengincar kemenangan saat berhadapan dengan Vietnam di laga pemungkas Grup B SEA Games 2025.
Laga yang akan digelar di Stadion Rajamangala, Kamis (11/12/2025), ini memang berada di bawah sorotan tajam.
Hasil imbang sudah cukup untuk meloloskan kedua tim ke babak semifinal, sekaligus secara otomatis menyingkirkan Timnas Indonesia U-22.
Namun, skenario pragmatis itu ditolak mentah-mentah oleh Haykal. Baginya laga ini bukan sekadar soal kelolosan, tetapi tentang harga diri sebuah bangsa.
"Tentu saja, jika kami seri, kami akan lolos, tetapi kami mengincar kemenangan. Kami harus menang demi harga diri," ujar Haykal dikutip dari Berita Harian.
Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Haykal sadar timnya harus berbenah. Ia menyoroti pentingnya peningkatan kekuatan fisik dan kecepatan permainan sebagai kunci untuk menaklukkan Vietnam.
"Kami perlu meningkatkan banyak hal. Dari segi pertahanan dan fisik, kami harus lebih kuat dari pertandingan-pertandingan sebelumnya," kata Haykal.
"Jadi, saya harap para pemain konsisten dalam latihan dan fokus," sambung pemain Malaysia tersebut.
Baca Juga: Indra Sjafri Tanggapi Kritik Publik, Fokus Pertandingan Kedua Myanmar
Ia bahkan membeberkan strategi yang akan mereka terapkan. Menyadari kelemahan fisik, Malaysia akan mengandalkan permainan cepat dari kaki ke kaki untuk membongkar pertahanan lawan.
"Sebagai pemain yang kurang fisik, kami perlu menggiring bola dengan cepat dan bergerak dari sisi ke sisi. Kami tidak bisa bersaing secara fisik, kami harus bersaing dengan permainan cepat," jelas Haykal.
Pernyataan penuh semangat dari Haykal ini menjadi secercah harapan bagi Timnas Indonesia U-22.
Jika Malaysia dan Vietnam benar-benar bertarung habis-habisan untuk meraih kemenangan, maka peluang bagi skuad Garuda Muda untuk lolos sebagai runner-up terbaik, dengan syarat mampu mengalahkan Myanmar, akan kembali terbuka.
Berita Terkait
-
Pelatih Filipina Sepelekan Kualitas Pemain Timnas Indonesia U-22: Cuma 2 yang Menonjol
-
Deretan Faktor yang Bikin Timnas Indonesia U-22 Dipermalukan Filipina di SEA Games 2025
-
Pelatih Filipina Kirim Peringatan untuk Timnas Indonesia U-22: Myanmar Bukan Lawan Mudah
-
Ngeri, Sesi Latihan Pemain Vietnam Jelang Lawan Malaysia Diganggu Helikopter Perang
-
Lolos Atau Tidak, Indra Sjafri: Timnas Indonesia U-22 Harus Kalahkan Myanmar
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa