- Pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk, tampil sangat baik dalam laga imbang Chelsea kontra Leeds United (3-3).
- Struijk berhasil menjalankan instruksi pelatih Daniel Farke dengan meredam pergerakan Liam Delap dalam pertandingan tersebut.
- Media Inggris menyoroti penampilan Struijk yang memperlihatkan pengaruh pelatihan ketat dari mantan pelatih Marcelo Bielsa.
Suara.com - Pertandingan Chelsea kontra Leeds United beberapa pekan lalu yang berakhir imbang 3-3 menjadi panggung buat pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk.
Pascal Struijk bermain apik dan mendapat pujian dari sejumlah media lokal Leeds, Inggris. Laporan Leedsunited.news menyebut bahwa penmain keturunan Indonesia itu tampil luar biasa di lini belakang.
"Setelah sebelumnya sukses meredam Erling Haaland ketika Leeds menghadapi Manchester City, bek berpostur jangkung itu kembali menunjukkan kelasnya saat menghadapi Chelsea," puji media Inggris tersebut.
Dalam laga tersebut, Struijk mendapat perintah khusus dari pelatih Leeds United, Daniel Farke mengikuti pergerakan Liam Delap.
Hasilnya efektif. Delap sulit mendapat ruang, dan serangan Chelsea kerap terputus di area yang seharusnya menjadi kekuatan mereka.
Struijk tampil tenang, minim kesalahan, dan menjaga struktur pertahanan tetap kokoh sepanjang laga.
Menurut media Inggris itu, Pascal Struijk masih tunjukkan pengaruh dari pelatih besar Argentina, Marcelo Bielsa yang pernah melatih Leeds United.
"Pengaruh Marcelo Bielsa terhadap Struijk pun tetap terlihat hingga hari ini. Pemain asal Belgia itu merupakan satu dari sedikit anggota skuad warisan Bielsa yang masih bertahan, terbiasa dengan instruksi man-marking ketat yang kini kembali dimanfaatkan Farke,"
Performa Struijk semakin menunjukkan kematangan.
Baca Juga: Jenson Seelt, Berdarah Maluku, Soto dan Hormat untuk Jay Idzes
Ia mampu keluar dari tekanan, mengalirkan bola ke sisi sayap, dan beberapa kali memotong alur serangan Chelsea secara presisi.
Dalam dua pertandingan terakhir, ia sukses meredam dua penyerang muda yang sedang naik daun di Premier League: Erling Haaland dan Liam Delap.
Andai ia bisa dinaturalisasi PSSI, tentu kekuatan lini belakang Timnas Indonesia di tahun-tahun mendatang akan lebih hebat.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Jenson Seelt, Berdarah Maluku, Soto dan Hormat untuk Jay Idzes
-
Bukan Hanya Barcelona, 5 Tim yang Tampil Ganas di Liga Champions Semalam
-
Jenson Seelt Buka Suara Soal Darah Indonesia Miliknya, Kode Merapat ke Skuad Garuda?
-
Atalanta Comeback dan Kalahkan Chelsea 2-1 di Liga Champions
-
Legenda Chelsea Gianfranco Zola Masih Yakin The Blues Salip Arsenal dan Juara Liga Inggris
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
BRI Super League: Ini Hasil Laga Sengit PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara
-
Salah Stadion! Niat Nonton Barcelona Lawan Newcastle, Fans Blaugrana Tersesat Sejauh 589 Km
-
Semangat Miliano Jonathans! Terancam Absen hingga Pertengahan Musim Depan
-
Bangga Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Siap Kerja Keras
-
Pemain Keturunan Indonesia Cuma Bisa Melongo Lihat Bayern Munich Pesta 6 Gol ke Gawang Atalanta
-
3 Aspek yang Bikin Ezra Walian Layak Bela Timnas Indonesia
-
Hasil Simulasi: Ini Syarat Mutlak Persija Bisa Juara Super League Musim Ini
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
-
Ditanya Apa Bertahan di Atletio Madrid Musim Depan, Julian Alvarez: Maybe Yes, Maybe No
-
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia