- AC Milan serius meminati Jay Idzes dari Sassuolo, dipimpin oleh Direktur Olahraga Igli Tare.
- Pelatih Massimiliano Allegri menentang perekrutan Idzes karena menginginkan pemain siap pakai segera.
- Milan telah memantau Idzes secara rutin, menilai potensinya sebagai bek muda ideal untuk masa depan klub.
Suara.com - AC Milan mulai bergerak cepat menjelang bursa transfer musim dingin. Milan santer dikabarkan akan mendatangkan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes dari Sassuolo.
Sayangnya kabar perekrutan Jay Idzes bisa berantakan karena halangan dari sosok satu ini. Sosok yang dibenci suporter Juventus itu kabarnya tak ingin Jay Idzes merapat ke AC Milan. Siapa sosok itu?
Keinginan manajemen untuk mendatangkan Idzes berbenturan dengan pandangan pelatih Massimiliano Allegri.
Ya Allegeri dikabarkan tak sepakat jika Jay Idzes direkrut AC Milan pada bursa transfer Januari 2026.
Allegri dikabarkan lebih menginginkan sosok bek yang siap tampil sekarang, bukan pemain yang masih harus dibentuk dalam jangka menengah.
Padahal Direktur olahraga Milan, Igli Tare, disebut sebagai sosok yang paling tertarik dengan Idzes.
Tare dikenal memiliki karakter yang suka memburu pemain muda dengan potensi besar serta nilai jual tinggi di masa depan.
Dalam pandangannya, Jay Idzes adalah profil yang sangat ideal, masih muda, sedang berkembang, kuat secara mental, dan berpeluang menjadi fondasi pertahanan Milan dalam beberapa tahun mendatang.
Sebelumnya, menurut laporan jurnalis Sky Sport, Luca Cilli, Milan sudah memantau Idzes secara rutin.
Baca Juga: Jenson Seelt, Berdarah Maluku, Soto dan Hormat untuk Jay Idzes
Ketertarikan Milan bukan sekadar rumor, tetapi hasil dari evaluasi teknis yang dilakukan Tare sejak awal musim.
Ia menilai Idzes sebagai profil ideal, muda, punya postur tinggi 1,90 meter, kuat di udara, disiplin dalam menjaga area, serta fleksibel dalam beberapa skema pertahanan.
Meskipun belum ada negosiasi resmi dengan Sassuolo, minat Milan dianggap cukup serius.
Evaluasi internal disebut terus berlanjut, terutama karena Idzes dinilai memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh jika berada di lingkungan yang mendukung seperti Milan.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Jenson Seelt, Berdarah Maluku, Soto dan Hormat untuk Jay Idzes
-
Rekan Setim Blak-blakan Jay Idzes Terlalu Banyak omong
-
Igli Tare Setuju AC Milan Rekrut Jay Idzes, Allegri Malah Maunya Bek Tua
-
AC Milan Serius Ingin Rekrut Jay Idzes, Perwakilan Klub Datangi Markas Sassuolo
-
Napoli Gebuk Juventus, Antonio Conte Puji Setinggi Langit Mental Baja Rasmus Hojlund Dkk
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026
-
7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival
-
Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar
-
BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun
-
YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara
-
UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan
-
Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?