- Steven Gerrard mengkritik keras dua pemain Real Madrid pasca kekalahan 1-2 melawan Manchester City di Liga Champions.
- Alvaro Carreras dinilai lalai menjaga area pertahanan saat situasi bola mati yang berujung gol City.
- Antonio Rudiger melakukan pelanggaran ceroboh di kotak penalti yang berbuah penalti untuk kemenangan City.
Suara.com - Legenda Liverpool, Steven Gerrard melontarkan kritik keras terhadap performa dua pemain Real Madrid setelah kekalahan 1-2 dari Manchester City dalam lanjutan fase liga Liga Champions 2025/26 di Santiago Bernabeu.
Real Madrid sejatinya memulai laga dengan cukup baik. Rodrygo membawa Los Blancos unggul melalui sepakan kerasnya di pertengahan babak pertama.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Manchester City mampu membalikkan keadaan hanya dalam beberapa menit berkat dua momen pertahanan Madrid yang dianggap ceroboh.
Gol pertama City lahir melalui situasi bola mati. Real Madrid gagal mengamankan skema sepak pojok dan Nico O’Reilly memanfaatkan kekacauan di depan gawang untuk mencetak gol penyama kedudukan.
Gerrard secara khusus menyoroti Alvaro Carreras yang dinilai lalai menjaga area pertahanannya.
“Ini sangat buruk dari Real Madrid. Jude Bellingham kalah duel udara, Courtois kurang sempurna mengantisipasi bola, tetapi Carreras, saya tidak tahu apa yang dia lakukan. Anda tidak bisa memberi ruang dua hingga tiga meter kepada pemain lawan di kotak penalti,” ujar Gerrard dikutip dari TNT Spots.
“Dia seperti melihat ke seluruh stadion, bukan ke lawannya. Itu kesalahan elementer di level setinggi ini.”
Belum selesai Madrid memulihkan situasi, petaka lain muncul. Antonio Rudiger melakukan pelanggaran ceroboh terhadap Erling Haaland di dalam kotak penalti, membuat City mendapat hadiah penalti.
Erling Haaland menuntaskannya dengan sempurna untuk membawa City unggul 2-1 sebelum turun minum.
Baca Juga: Klasemen Liga Champions: Arsenal Tak Terbendung, Bayern Munich Tempel Ketat
Gerrard tanpa ragu menyebut tindakan Rudiger sebagai hal yang bodoh.
“Ini benar-benar tindakan bodoh. Dengan VAR, Anda tidak akan pernah lolos dari pelanggaran seperti itu. Rudiger memang agresif dan kuat dalam duel satu lawan satu, tetapi kali ini dia terlalu gegabah,” lanjutnya.
“Saya benar-benar mengharapkan lebih dari Real Madrid. Mereka kalah dalam momen-momen besar dan itu merugikan mereka. City pantas menang, tetapi performa Madrid tidak menunjukkan adanya keinginan untuk menjatuhkan pelatih. Namun kesalahan individual, terutama seperti yang dilakukan Rudiger, membuat semuanya tampak buruk.”
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Champions: Arsenal Tak Terbendung, Bayern Munich Tempel Ketat
-
Arsenal Pertahankan Rekor Sempurna, Bantai Club Brugge 3-0 di Liga Champions
-
Bocah 20 Tahun Cetak Gol, Manchester City Permalukan Real Madrid di Santiago Bernabeu
-
Martin Keown Tegaskan Barcelona Wajib Datangkan Bek Baru Jika Ingin Juara Liga Champions
-
Chelsea Tumbang dari Atalanta, Enzo Maresca Tak Merasa Bersalah Cadangkan Estevao
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Marc Klok Bicara Kondisi dan Mental Persib Bandung usai Dua Kali Imbang
-
Demi Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Rela Korbankan Real Madrid?
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Bojan Hodak Pastikan Mental Persib Bandung Tetap Kuat Meski Poin Disamai Borneo FC
-
Oxford United Degradasi, Ole Romeny Jadi Pemain Indonesia Kedua di Kasta Ketiga Liga Inggris
-
Meet The World with SKF 2026 Tuntas Digelar, Indonesia Siap Pertahankan Gelar Dunia
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Ogah Kehilangan Poin Lagi Saat Jumpa Bhayangkara FC
-
Dikritik Tajam, Maarten Paes Pamerkan Statistik Gokil yang Bawa Ajax Raih Kemenangan
-
Jadi Pemain Terbaik Lawan Fiorentina, Jay Idzes Sukses Tularkan Kepercayaan Diri ke Skuad Sassuolo
-
Oxford United Degradasi, Media Luar Sebut Piala Presiden 2025 Jadi Salah Satu Penyebab