- Ajax Amsterdam dilaporkan serius mengincar gelandang berdarah Indonesia, Jairo Riedewald, untuk memperkuat lini tengah mereka.
- Karier klub Riedewald berpotensi meningkat, namun naturalisasinya untuk Timnas Indonesia terhambat administrasi rumit.
- Proses naturalisasi Riedewald sulit karena ia pernah bermain untuk Timnas Belanda senior, berbeda dengan pemain lain.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Belanda di mana gelandang berdarah Indonesia, Jairo Riedewald, dilaporkan tengah menjadi incaran serius klub raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam.
Rumor kembalinya sang pemain ke klub masa kecilnya ini salah satunya dilaporkan media Belanda, Football Transfer pada Kamis (11/12/2025).
Rumor kembalinya Riedewald ke Ajax Amsterdam, memunculkan kembali ingatan bahwa sang gelandang bertahan sempat hampir membela Timnas Indonesia, sebelum nasib naturalisasinya "menggantung" karena adiminstrasi yang disebut PSSI rumit.
Situasi Riedewald menjadi sorotan karena di satu sisi karier klubnya berpotensi melonjak kembali, namun di sisi lain, impian publik Tanah Air melihatnya berseragam Garuda terhalang tembok regulasi yang rumit.
Laporan terbaru Football Transfers menyebutkan bahwa Ajax Amsterdam tengah mempertimbangkan opsi untuk memulangkan Jairo Riedewald pada bursa transfer mendatang.
Klub yang bermarkas di Johan Cruyff Arena itu memandang Riedewald sebagai solusi instan dan cepat untuk menambal lini tengah mereka yang membutuhkan kedalaman skuad.
Ajax menilai pengalaman Riedewald yang pernah merumput di Premier League bersama Crystal Palace serta pemahamannya akan filosofi klub menjadi nilai tambah yang krusial.
Pemain yang kini memperkuat Shefield United di kasta kedua Liga Inggris tersebut dianggap sebagai tussenoplossing atau solusi perantara yang ideal untuk menggantikan peran pemain tengah yang mungkin absen atau hengkang.
Jika transfer ini terwujud, ini akan menjadi momen "pulang kampung" bagi pemain berusia 28 tahun itu setelah bertahun-tahun merantau ke Inggris dan Belgia.
Baca Juga: Bukan Menolak Mentah, John Heitinga Mau Jadi Pelatih Timnas Indonesia Tapi Nanti
Namun, gemerlap kabar transfer ini berbanding terbalik dengan progres naturalisasinya menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) yang menggantung atau bahkan sudah dihentikan PSSI.
PSSI melalui Anggota Komite Eksekutif (Exco) Arya Sinulingga pernah memberikan pernyataan yang menyiratkan bahwa kasus Riedewald sangat kompleks.
Hambatan utama bukan pada kemauan sang pemain, melainkan pada regulasi FIFA terkait perpindahan federasi karena rekam jejak internasionalnya.
Jairo Riedewald diketahui pernah mencatatkan tiga penampilan atau caps bersama Timnas Belanda.
Fakta ini membuat proses perpindahan administrasinya jauh lebih berat dibandingkan pemain keturunan lainnya yang belum pernah membela timnas senior negara lain.
Arya Sinulingga bahkan membandingkan tingkat kesulitan kasus ini dengan saga naturalisasi kiper Maarten Paes yang sempat berlarut-larut di pengadilan arbitrase.
"Proses naturalisasi Jairo Riedewald lebih rumit dari Maarten Paes," ungkap Arya Sinulingga beberapa waktu lalu kepada awak media.
Berita Terkait
-
John Heitinga Batal, Eks Liverpool Cocok Latih Indonesia, Lebih Murah dari Van Bronckhorst?
-
John Heitinga Lepas, Ange Postecoglou Pun Ogah Latih Timnas Indonesia
-
Belajar dari Era STY, PSSI Sebaiknya Tak Hanya Fokus pada Pelatih Belanda
-
Waketum PSSI Ungkap Fakta Mengejutkan Soal John Heitinga Tolak Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Bedah Rapor Mengerikan John Heitinga: 426 Laga, 8 Trofi, dan Final Piala Dunia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total