- Final Liga Kampung Soekarno Cup 2025 di Gianyar pada 13 Desember 2025 menghasilkan donasi Rp517 juta untuk korban banjir.
- Donasi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Prananda Prabowo kepada perwakilan daerah terdampak bencana.
- Dana terkumpul dari suporter dan penjualan *merchandise* sebagai wujud nyata nilai gotong royong partai.
Suara.com - Semangat gotong royong mewarnai gelaran final Liga Kampung Soekarno Cup 2025.
Di sela-sela laga puncak yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (13/12/2025), panitia dan suporter Soekarno Cup menyerahkan donasi sebesar Rp517 juta untuk membantu korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Donasi tersebut merupakan hasil penjualan merchandise Soekarno Cup 2025 serta sumbangan dari para suporter yang hadir dan berpartisipasi sepanjang turnamen.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, M. Prananda Prabowo, selaku penggagas Soekarno Cup.
Prananda didampingi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto serta Ketua Panitia Soekarno Cup 2025 I Made Agus Mahayastra.
Ketiganya memasuki lapangan di tengah jeda babak final yang mempertemukan Banteng Bali melawan Banteng Jawa Timur.
Di tengah lapangan, bantuan tersebut diterima oleh Ketua DPD PDIP Sumatera Utara Rapidin Simbolon, serta perwakilan daerah terdampak lainnya, yakni Ketua DPD PDIP Sumatera Selatan Giri Kiemas dan Ketua DPD PDIP Bengkulu Mian, yang mewakili Aceh dan Sumatera Barat.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar pembawa acara saat prosesi penyerahan berlangsung.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa donasi tersebut merupakan cerminan nilai gotong royong yang menjadi napas perjuangan PDI Perjuangan.
Baca Juga: Pakar UIKA Dukung Anies Desak Status Bencana Nasional untuk Aceh dan Sumatera
Ia menyampaikan bahwa sejak awal terjadinya bencana banjir, partai telah mengirimkan berbagai bantuan ke wilayah terdampak.
“Bantuan ini khusus berasal dari partisipasi pengurus PDIP Bali, panitia, dan suporter Soekarno Cup 2025 yang terkumpul sebesar Rp517 juta. Ini adalah wujud nyata solidaritas dan kepedulian bersama,” jelas Hasto.
Lebih lanjut, Hasto menyebut Badan Penanggulangan Bencana PDIP telah diterjunkan ke sejumlah lokasi bencana, lengkap dengan tim kesehatan, dapur umum, serta tim tanggap darurat.
Kegiatan tersebut dipimpin sejumlah tokoh PDIP, di antaranya Tri Rismaharini, Ribka Tjiptaning, Ganjar Pranowo, dan kader lainnya.
Saat laga final digelar, beberapa tokoh PDIP masih berada di lapangan bencana. Tri Rismaharini, Ganjar Pranowo, dan Seno Bagaskara tercatat berada di Sumatera Barat, sementara Ribka Tjiptaning dan Kenneth, anggota DPRD DKI Jakarta, membuka dapur umum di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Final Liga Kampung Soekarno Cup 2025 sendiri turut disaksikan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang hadir sejak awal babak kedua. Sekitar 19 ribu suporter, mayoritas berasal dari Bali, memadati stadion yang juga menjadi markas Bali United FC
Berita Terkait
-
Pakar UIKA Dukung Anies Desak Status Bencana Nasional untuk Aceh dan Sumatera
-
Mampukah Dana Siap Pakai dalam APBN ala Prabowo Bisa Pulihkan Sumatera?
-
Deforestasi: Investasi Rugi Terbesar dalam Sejarah Pembangunan Indonesia
-
Percepat Pembangunan Infrastruktur di Sumbar, BRI Dukung Pembiayaan Sindikasi Rp2,2 Triliun
-
Prabowo ke Pengungsi Banjir Aceh: Maaf, Saya Tak Punya Tongkat Nabi Musa, Tapi Rumah Kalian Diganti
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan
-
Hajime Moriyasu Tundukkan Kepala Jelang Kick Off Belanda vs Jepang, Ada Apa?
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Ronald Koeman Bongkar Strategi Belanda Redam Permainan Ofensif Jepang
-
Horor di Kansas: Timnas Inggris Dipaksa Mengungsi Saat Badai Tornado Datang