- Shin Tae-yong membela Asnawi Mangkualam atas pernyataannya yang menyanggah klaim kekacauan ruang ganti Timnas Indonesia.
- Asnawi menyangkal adanya keretakan dalam tim terkait keputusan kapten saat melawan China, seperti yang diutarakan Arya Sinulingga.
- STY menyatakan bahwa keputusan kapten Asnawi telah didiskusikan dan disepakati oleh para pemain senior, termasuk Jay Idzes.
Suara.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pasang badan untuk Asnawi Mangkualam yang beberapa waktu lalu semprot anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga. Ini karena apa yang disampaikan Asnawi benar adanya.
Sebelumnya, pernyataan Arya dalam sebuah podcast yang membahas kondisi ruang ganti Timnas Indonesia ketika berhadapan dengan China kacau.
Salah satu yang disinggung adalah pergantian kapten yang klaim Arya ketika itu seharusnya dipegang Jay Idzes.
Tetapi, Shin Tae-yong saat itu lebih memilih kasih ban kapten kepada Asnawi lantaran Jay Idzes tidak diturunkan.
Menurut Arya kondisi saat itu berantakan. Meski ia tidak menjelaskan secara detail berantakannya seperti apa.
Hal tersebut pun dibantah langsung oleh Asnawi. Eks pemain PSM Makassar itu membantah dengan tegas bahwa ada keretakan ketika itu.
Nah, kali ini Shin Tae-yong buka suara. Ia membela Asnawi bahwa sama sekali tidak ada keterakan saat dirinya menukangi Timnas Indonesia.
"Seingat saya, tidak ada masalah sama sekali. Sebenarnya, Asnawi, Jay (Idzes), Maarten (Paes), dan Jordi (Amat) berkumpul dan membicarakannya, dan Asnawi adalah kapten aslinya," kata Shin Tae-yong kepada awak media.
"Jadi, ketika kami semua berkumpul dan Asnawi bermain," jelas sosok yang akrab disapa STY itu.
Baca Juga: STY Kembali Sentil Blunder PSSI, Klaim Nasib Timnas Indonesia Bisa Berbeda Jika Masih Bersamanya
Diceritakan STY, bahwa memang ada pertemuan antara beberapa pemain tim nasional membahas masalah ini. Dan disetuji bahwa Asnawi tetap kapten utama Timnas Indonesia.
"Jay mengatakan bahwa Asnawi harus menjadi kapten, jadi Asnawi mengambil peran sebagai kapten," jelas STY.
"Karena itu adalah sesuatu yang telah dibicarakan oleh para pemain dan pemain senior, saya pikir pendapat Asnawi tentang hal itu benar," katanya lagi.
Shin Tae-yong menegaskan kembali bahwa polemik itu tak pernah ada. Bahkan, pengurus PSSI sampai dengan detik ini belum pernah bertanya langsung kepada dirinya.
"Bahkan 1 persen pun tidak ada. Tidak, tidak ada yang terjadi, jadi mau ditanya apalagi?" pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia