- Suporter klub Irak, Zakho SC, memenangkan FIFA Fan Award 2025 karena aksi kemanusiaan mereka.
- Aksi tersebut berupa pelemparan ribuan mainan ke lapangan sebelum laga 13 Mei untuk donasi anak sakit.
- Penghargaan bergengsi ini diberikan FIFA untuk mengapresiasi kreativitas dan dedikasi bermakna dari penggemar sepak bola.
Suara.com - Dunia sepak bola kembali menunjukkan sisi kemanusiaannya. Suporter Zakho SC, klub asal Irak, resmi meraih FIFA Fan Award 2025 berkat aksi sosial luar biasa yang menyentuh hati publik internasional.
Penghargaan bergengsi ini diberikan kepada para pendukung Zakho SC atas inisiatif mereka membantu anak-anak yang menderita penyakit serius.
Aksi tersebut dilakukan menjelang laga Iraqi Stars League melawan Al-Hudood pada 13 Mei lalu.
Sebelum pertandingan dimulai, ribuan suporter Zakho SC melemparkan boneka dan mainan anak-anak ke dalam lapangan stadion.
Mainan tersebut kemudian dikumpulkan sebelum kick-off dan disumbangkan kepada anak-anak yang sedang menjalani perawatan medis.
Aksi ini langsung viral dan menarik perhatian komunitas sepak bola dunia, hingga akhirnya mengantarkan suporter Zakho SC meraih penghargaan FIFA Fan Award tahun ini.
Dalam pernyataan resmi klub, Zakho SC menyebut aksi suporter mereka sebagai wujud nyata kepedulian sosial.
“Melemparkan mainan anak-anak ke dalam stadion menunjukkan semangat kemanusiaan yang luar biasa. Aksi ini diakui oleh komunitas olahraga di Kurdistan, Irak, hingga Asia,” bunyi pernyataan klub.
Klub juga menegaskan bahwa para suporter merupakan tulang punggung tim dan selalu mencuri perhatian lewat kreativitas serta dukungan tanpa henti.
Baca Juga: Ditentukan Malam Ini, Kans Rizky Ridho Menang FIFA Puskas Award Terbuka Lebar
“Kami berharap dukungan luar biasa ini terus berlanjut seiring upaya kami meraih prestasi yang lebih besar,” lanjut pernyataan tersebut.
Suporter Zakho SC berhasil mengungguli dua finalis lainnya untuk mengamankan FIFA Fan Award 2025.
Penghargaan ini sendiri pertama kali diperkenalkan pada tahun 2016 sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi, kreativitas, dan aksi bermakna dari penggemar sepak bola, tanpa memandang liga, negara, maupun gender.
Penentuan pemenang FIFA Fan Award dilakukan melalui dua tahap. Pertama, tiga finalis dipilih oleh panel yang terdiri dari legenda FIFA dan para pakar sepak bola.
Selanjutnya, pemenang ditentukan melalui pemungutan suara publik di situs resmi FIFA.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Lawan Ranking 75 Dunia di FIFA Series
-
Jadwal dan Link Streaming Nonton Rizky Ridho Bakal Raih Puskas Award 2025 Malam Ini
-
Patrick Kluivert Dipecat, Siapa Pemegang Hak Pilih Pelatih Timnas Indonesia di FIFA The Best Awards
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026: Termurah Rp4 Juta, Laga Final Dibandrol Rp64 Juta
-
Sejarah di Depan Mata, Rizky Ridho Menangkan Puskas Award 2025 Malam Ini?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Jelang Debut Bersejarah di Piala Dunia 2026, Kapten Yordania Tegaskan Skuadnya Tanpa Beban
-
Kylian Mbappe Lampaui Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia
-
Tottenham Masuk Perburuan Sandro Tonali, Newcastle United Pasang Harga Selangit
-
Kylian Mbappe: Kalau Mau Bungkam Semua Kritikus, Saya Harus Main Sampai Umur 80 Tahun
-
Kalah dari Prancis, Edouard Mendy Sesalkan Senegal yang Gagal Tingkatkan Level Permainan
-
Son Heung-min Jadi Korban Ejekan, Timnas Korea Selatan Boikot Media di Piala Dunia 2026
-
Cristiano Ronaldo Jelang Laga Pertama Portugal di Piala Dunia 2026: Saatnya Berikan Segalanya
-
Didier Deschamps Ungkap Kunci Kemenangan Prancis atas Senegal, Perubahan Posisi Jadi Penentu
-
Lionel Messi Starter, Argentina Turunkan Kekuatan Terbaik Lawan Aljazair
-
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Cetak Brace, Irak Jadi Wakil Asia yang Pertama Kali Kalah