- Ousmane Dembele (28 tahun) memenangkan FIFA The Best 2025 atas peran kunci kesuksesan PSG meraih banyak trofi.
- Dominasi penghargaan individual Messi dan Ronaldo meredup, bahkan keduanya absen dalam nominasi Ballon d'Or 2024.
- Pola voting Messi cenderung memilih pemain kreatif, berbeda dengan Ronaldo yang sering memilih pemain fisik dominan.
Suara.com - Ousmane Dembele sukses menyabet gelar FIFA The Best 2025 mengalahkan para pesaingnya. Pemain berusia 28 tahun itu tampil luar biasa sepanjang musim lalu dan menjadi sosok kunci di balik kesuksesan PSG meraih banyak trofi.
PSG menyapu bersih gelar domestik dan internasional dengan menjuarai Liga Champions, Ligue 1, Coupe de France, Piala Super Prancis, serta melaju hingga final Piala Dunia Antarklub FIFA. Tak salah memang jika Dembele meraih penghargaan tahun ini.
Sejak era rivalitas Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo berakhir beberapa tahun terakhir, muncul pemain yang mampu menyabet gelar FIFA The Best ataupun Ballon d'Or.
Messi dan Ronaldo bersama-sama mengoleksi 13 Ballon d’Or, dengan Messi meraih delapan trofi dan Ronaldo lima.
Namun, seiring memasuki fase akhir karier, dominasi mereka mulai meredup. Pada Ballon d’Or 2024, keduanya bahkan tidak masuk nominasi.
Meski kini Ballon d’Or sepenuhnya dipilih oleh jurnalis, pada periode tertentu Messi dan Ronaldo sempat memiliki hak suara, terutama saat ajang tersebut sempat bergabung dengan FIFA.
Menariknya, pada masa itu, keduanya tidak saling memilih satu sama lain.
Barulah beberapa tahun kemudian, Messi memasukkan nama Ronaldo dalam daftar pilihannya di ajang FIFA The Best.
Pada edisi 2018 dan 2019, Messi menempatkan Ronaldo di tiga besar pilihannya, sebuah sinyal penghormatan di tengah rivalitas panjang mereka.
Baca Juga: Cerita Lain di Balik Rusuh Saat Lionel Messi ke India, De Paul Ngamuk-ngamuk
Ronaldo kemudian membalas sikap tersebut dengan memilih Messi sebagai peringkat kedua pada FIFA The Best 2020, yang saat itu dimenangi Robert Lewandowski.
Dalam sejarah voting-nya, Messi cenderung memilih pemain yang dekat dengan gaya bermain kreatif dan ofensif.
Pada Ballon d’Or 2011 hingga 2015, Messi hampir selalu memasukkan nama rekan-rekannya di Barcelona seperti Xavi, Andres Iniesta, Neymar, dan Luis Suarez.
Di ajang FIFA The Best, Messi juga konsisten memilih pemain top generasi baru seperti Kylian Mbappe, Neymar, hingga Erling Haaland.
Pada voting terbaru 2024, Messi bahkan memasukkan talenta muda Barcelona Lamine Yamal sebagai pilihan pertama, disusul Mbappe dan Vinicius Junior.
Sementara itu, daftar pilihan Ronaldo memperlihatkan sudut pandang yang berbeda.
Berita Terkait
-
Cerita Lain di Balik Rusuh Saat Lionel Messi ke India, De Paul Ngamuk-ngamuk
-
Bayar Mahal Setara Gaji Bulanan, Penggemar Lionel Messi Mengamuk di Stadion Salt Lake India
-
Tur Lionel Messi di India Disorot, Diduiga Dimanfaatkan Elite Politik
-
Kenapa India Ricuh saat Lionel Messi Datang?
-
Lionel Messi Tur ke India Dibayar Mahal dengan Kericuhan Memalukan, Hingga Dibuatkan Patung Kurus
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Cristiano Ronaldo Masih Main untuk Portugal di Piala Dunia 2026, Ini Kata Bruno Fernandes
-
Disorot Terlalu Santai Jelang Piala Dunia 2026, Ini Respons Timnas Portugal
-
Ruben Amorim Resmi Jadi Pelatih Baru AC Milan, Ambisinya Terwujud
-
Pecahkan Rekor Gol Prancis, Kylian Mbappe: Saya Bermain untuk Cetak Sejarah
-
Fokus Hadapi Panama, Pelatih Ghana Ogah Komentari Kasus Thomas Partey
-
Banding Ditolak Pengadilan Kanada, Thomas Partey Gagal Bela Ghana di Piala Dunia 2026
-
Sudah Dua Kali Berhadapan, Striker Kongo Tak Sabar Hadapi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal: Semua akan Berjalan Seperti yang Kami Harapkan
-
Erling Haaland Langsung Jadi Starter saat Norwegia Hadapi Irak di Piala Dunia 2026
-
Prancis Tundukkan Senegal 3-1 di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Pecahkan Rekor