- Tur Lionel Messi di India memicu kontroversi biaya besar serta dugaan acara privat elite Partai Kongres.
- Sejumlah pemain terkait keluarga petinggi Partai Kongres mendominasi daftar peserta pertandingan di Stadion Uppal.
- Kedatangan Messi di Kolkata menyebabkan kericuhan penonton karena kesulitan melihatnya akibat pengamanan ketat VIP.
Suara.com - Tur Lionel Messi di India menuai banyak sorotan, selain pecah rusuh oleh penonton di hari kedatangan La Pulga, sorotan juga tertuju pada kehadiran politikus India dan keluarganya.
Kehadiran Lionel Messi di di Stadion Uppal, Telangana, India, memicu kontroversi luas. Acara yang digelar pada Sabtu lalu itu disorot tajam karena diduga menelan biaya mahal.
Selain itu melansir dari media India, tur Lionel Messi dinilai lebih menyerupai acara privat kalangan elite Partai Kongres ketimbang agenda olahraga publik.
Kritik datang dari berbagai kalangan, mulai dari politisi oposisi, pegiat olahraga, hingga masyarakat sipil.
Mereka mempertanyakan penggunaan dana besar serta dominasi kehadiran anak dan anggota keluarga tokoh-tokoh Partai Kongres dalam laga yang seharusnya bersifat terbuka dan inklusif untuk publik.
Sorotan utama tertuju pada daftar peserta pertandingan.
Sejumlah pemain yang ikut bermain diketahui memiliki hubungan keluarga dekat dengan petinggi Partai Kongres.
Di antaranya Nayan Reddy, putra dari Kondal Reddy yang merupakan saudara kandung Ketua Menteri Telangana, Revanth Reddy.
Selain itu, terdapat pula anak dari anggota legislatif Ramagundam, anak Makhan Singh Raj Thakur, anak Rohin Reddy yang disebut mengurus urusan internal dan pribadi Perdana Menteri, serta anak dari anggota parlemen Anil Kumar Yadav.
Baca Juga: Lionel Messi Persembahkan Trofi Pertama untuk Inter Miami, Kalahkan Klub Thomas Muller di Final
Kontroversi semakin melebar dengan kehadiran anak dan putri pemimpin senior Kongres, Priyanka Gandhi, yang disebut terbang dari Delhi menggunakan pesawat khusus. Mereka menyaksikan pertandingan langsung di stadion bersama Rahul Gandhi.
Sebelumnya kedatangan Lionel Messi juga menyebabkan kemarahan penonton yang hadir.
Kapten timnas Argentina itu terpaksa mempersingkat tur stadionnya di Salt Lake Stadium, Kolkata, pada Sabtu (13/12/2025) waktu setempat.
Lionel Messi terpaksa harus meninggalkan stadion setelah situasi di tribun memanas dan sejumlah suporter meluapkan kekecewaan dengan melempar botol serta kursi ke arah lapangan.
Ribuan penggemar memadati stadion dan rela membayar tiket hingga 25.000 rupee atau sekitar Rp4 juta demi melihat langsung sang peraih Ballon d’Or delapan kali tersebut melakukan lap kehormatan.
Dilansir dari laporan Metro.uk, suporter marah lantaran Messi yang berada di tengah lapangan justru dikelilingi tamu VIP dan pengamanan ketat, sehingga mayoritas penonton di tribun kesulitan melihatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia