- PSSI menetapkan kriteria wajib bagi pelatih baru Timnas Indonesia untuk melibatkan asisten pelatih lokal.
- Syarat ini bertujuan mentransfer ilmu kepelatihan dari pelatih asing kepada pelatih nasional demi regenerasi.
- Ketua BTN Sumardji menjadikan keberhasilan Nova Arianto bersama Shin Tae-yong sebagai bukti keberhasilan metode tersebut.
Suara.com - PSSI secara resmi menetapkan kriteria khusus bagi kandidat pelatih baru Timnas Indonesia untuk menggantikan posisi yang sedang lowong.
Federasi menegaskan keinginan kuat untuk kembali menerapkan metode yang pernah sukses dijalankan pada era kepelatihan Shin Tae-yong.
Metode tersebut mewajibkan sang pelatih kepala untuk melibatkan pelatih lokal dalam jajaran staf kepelatihan demi kepentingan transfer ilmu.
Langkah ini diambil berkaca pada kesuksesan Nova Arianto yang berkembang pesat setelah menimba ilmu langsung dari Shin Tae-yong selama lima tahun.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memastikan bahwa syarat ini bersifat mutlak bagi siapapun juru taktik kelas dunia yang nanti terpilih.
"Berkaitan dengan pelatih timnas senior, ini memang menjadi isu, tapi yakinlah bahwa kami di PSSI ingin betul-betul mendapatkan pelatih timnas senior yang sesuai kriteria yang kami butuhkan," kata Sumardji dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (17/12/2025).
PSSI ingin memastikan bahwa kehadiran pelatih asing tidak hanya berdampak pada prestasi tim, tetapi juga meninggalkan warisan ilmu bagi pelatih tanah air.
"Hal terpenting yang perlu saya sampaikan, pelatih yang terpilih nanti hal utamanya harus mau menerima asisten-asisten dari lokal untuk bergabung secara bersama-sama," tambah Sumardji.
Sumardji menjadikan sosok Nova Arianto sebagai contoh nyata keberhasilan skema pendampingan tersebut.
Baca Juga: Publik Vietnam Kasihan Timnas Indonesia U-22 di Masa 'Restart' Usai Indra Sjafri Out
"Contohnya sama, coach Nova, dari nol. Awalnya sama, kita minta STY ada pelatih lokal yang ikut di tim," jelasnya.
Nova Arianto tercatat mendampingi Shin Tae-yong dalam 57 pertandingan tim senior dan terlibat dalam berbagai pencapaian bersejarah.
Pengalaman tersebut terbukti mematangkan kemampuan Nova hingga ia sukses membawa Timnas U-17 lolos dan mencetak sejarah kemenangan di Piala Dunia U-17 2025.
Kini, Nova bahkan telah dipercaya memegang kendali penuh Timnas U-20 dengan target menembus Piala Dunia U-20 2027.
"Alhamdulillah ada hasilnya. Mudah-mudahan coach Nova juga ke depannya tidak turun performanya dalam melatih," harap Sumardji.
PSSI berharap pola regenerasi pelatih berkualitas seperti ini bisa terus berlanjut di bawah komando pelatih baru nantinya.
Berita Terkait
-
Trauma Kluivert, PSSI Tak Mau Lagi Beli Kucing dalam Karung Tunjuk Pelatih Timnas Indonesia
-
Erick Thohir Sibuk Rangkap Jabatan, PSSI Tunggu Waktu Tepat Umumkan Pelatih Timnas Indonesia
-
4 Kriteria Wajib Pelatih Baru Timnas Indonesia Dibongkar PSSI
-
Saat Indra Sjafri Out, Ordal PSSI Singgung STY dan Masa Depan Nova Arianto
-
Ditolak John Heitinga, PSSI Janji Umumkan Pelatih Baru dalam Waktu Dekat
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur