- FIFA mensanksi Malaysia dengan WO tiga laga internasional karena menurunkan tujuh pemain ilegal dalam pertandingan Tier 1.
- Akibat sanksi ini, poin Malaysia diprediksi hangus dan peringkatnya akan turun di bawah Timnas Indonesia.
- Perkiraan Footy Rankings menyebut Malaysia akan jatuh di bawah Indonesia, namun rilis resmi FIFA baru ada 19 Desember 2025.
Suara.com - Ranking FIFA tim nasional Malaysia diperkirakan bakal anjlok usai dijatuhi sanksi. Lantas, apakah Harimau Malaya akan ada di bawah Timnas Indonesia?
Adapun FIFA menjatuhkan sanksi kepada Malaysia berupa walk-out (WO) tiga pertandingan internasional.
Dampaknya, Harimau Malaya diprediksi bakal kembali berada di bawah Timnas Indonesia dalam daftar peringkat dunia.
Komite Disiplin FIFA menyatakan Malaysia bersalah melanggar Pasal 19 Kode Disiplin FIFA setelah menurunkan tujuh pemain ilegal dalam tiga pertandingan internasional Tier 1.
Ketiga laga tersebut adalah partai kontra Tanjung Verde, Singapura, dan Palestina.
FIFA pun menetapkan Malaysia kalah 0-3 pada ketiga pertandingan tersebut.
Padahal, saat menjalani tiga laga itu mereka sama sekali tidak menderita kekalahan.
Saat ini, Malaysia masih tercatat berada di peringkat ke-116 dunia dengan koleksi 1.168,41 poin, setelah menutup tahun 2025 tanpa kekalahan dalam delapan pertandingan.
Dengan dibatalkannya hasil pertandingan tersebut, poin Timnas Malaysia yang sebelumnya didapat dari kemenangan atas Singapura dan Palestina serta hasil imbang melawan Tanjung Verde dipastikan hangus.
Baca Juga: Rumor Giovanni van Bronckhorst ke Timnas Indonesia Ditanggapi Sinis Publik Belanda
Footy Rankings memperkirakan Malaysia akan ada di bawah Indonesia karena kehilangan sekitar 22,95 poin.
Saat ini Timnas Indonesia ada di posisi 121. Artinya, Harimau Malaya bisa di bawah satu strip dari skuad Garuda.
Namun, perhitungan resmi baru akan dirilis pada 19 Desember 2025 oleh FIFA.
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Geser Ranking Malaysia Usai Harimau Malaya Disanksi FIFA
-
Malaysia Disanksi FIFA Kalah WO, Pengurus FAM Dirumorkan Mundur Berjamaah
-
Kevin Diks Akui Ngobrol Soal Indonesia dengan Jenson Seelt, Dibujuk Gabung?
-
Tak Lagi Dipanggil, Masa Depan Elkan Baggott di Timnas Indonesia Jadi Tanda Tanya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur